Advertising

Wednesday, May 1, 2013

Asal Usul 'Alien Mini' Masih Misterius

Kemungkinan makhluk ini mengalami mutasi gen Atacama Humanoid,

Atacama Humanoid, (Dailymail)
Masih ingat dengan makhluk mini mirip alien yang dikonfirmasi sebagai manusia? Nah, setelah mengungkapkan mahluk berukuran 15 cm itu adalah manusia, peneliti mendalami kelainan struktur mahluk kecil itu.

Meski peneliti menemukan sembilan persen gen mahluk itu tidak cocok dengan gen manusia, sehingga disepakati bahwa mahluk itu adalah manusia. Selanjutnya, peneliti mendalami misteri bentuk mini makhluk itu.

LiveScience melansir, 1 Mei 2013, peneliti mendalami kembali usia saat makhluk itu mati, juga mengapa ukuran kerangka itu sangat mungil. Apakah dikarenakan janin prematur, bayi lahir dan kemudian mati, ataukah kerangka anak yang memang cacat tubuh, masih diteliti.

Tahap awal, peneliti meneliti kelainan pada kepala, wajah, dan rahang. Pada wilayah ini, ditemukan tanda-tanda sindrom kepala tinggi (turricephaly). Cacat lahir tengkorak kepala berkerucut.

"Kesimpulan sementara, mutasilah yang menyebabkan kelainan, dan ada perbedaan nyata dalam menjelaskan usia tulang yang sebenarnya," kata peneliti Garry Nolan, profesor mikrobiologi dan imunologi, Stanford School of Medicine.

Guna membuktikan kemungkinan mutasi gen, peneliti mendalami struktur DNA mitokondia, atau DNA dalam struktur energi pembuatan sel. DNA inilah yang diturunkan oleh seorang ibu kepada anaknya. DNA ini dikenal dengan frekuensi alel.

Hasilnya, DNA itu menujukkan makhluk berasal dari Atacama pada kelompok haplotipe B2. Tipe ini merupakan bagian panjang DNA leluhur yang tetap sama selama beberapa generasi. Haplotipe B2 ini ditemukan di pantai barat Amerika Selatan.

"Ini menunjukkan nenek moyang wanita pribumi dari daerah Chili, Amerika Selatan," tulis Nolan melalui surel.

Bukan Manusia Kerdil

Peneliti juga tak menemukan penyebab mutasi, termasuk kemungkinan yang mengarah bahwa makhluk mini itu adalah manusia kerdil. Jika pun ada genetik yang menunjukkan kelainan bentuk, bukti itu tidak jelas resolusi serta analisisnya.

"Tidak ada bentuk manusia kerdil atas semua anomali yang terlihat pada spesimen ini," tulis Dr Ralph Lachman, profesor emeritus UCLA School of Medicine, juga profesor klinis di Stanford University, dalam sebuah laporan kepada Nolan.

Temuan kerangka mini yang mirip alien pernah ditemukan pada pemakaman berusia 1.000 tahun di Meksiko. Riset sengaja mengarahkannya pada praktik kelainan tengkorak pada masa itu.

"Ini adalah misteri medis yang menarik dari manusia malang dengan serangkaian cacat lahir dengan genetika yang tidak jelas," tulis Nolan.

Mahluk mirip alien yang belakangan disebut manusia ini pertama kali ditemukan oleh Oscar Munoz di kota La Noria, gurun Atacama, Chile, pada tanggal 19 Oktober 2003. (eh)

No comments: