16 Hari Zaid bin Tsabit Kuasai Bahasa Ibrani

Bandingan dengan mahasiswa masa kini. Sesungguhnya yang dilakukan oleh Zaid bin Tsabit karena beroleh berkat dari agama ini demi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Dalam 16 Hari Zaid bin Tsabit Kuasai Bahasa Ibrani
Ilustrasi.
ZAID bin Tsabit r.a telah menceritakan hadits berikut: “Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam memerintahkan kepadaku untuk mempelajari bahasa lbrani untuknya guna menerjemahkan surat orang-orang Yahudi.”
Zaid mengatakan dengan nada semangat: “Demi Allah, sesungguhnya akan kubuktikan kepada orang-orang Yahudi bahwa aku mampu menguasai bahasa rnereka.”
Zaid melanjutkan: “Setengah bulan berikutnya aku mempelajarinya untuk beliau dengan tekun dan setelah aku menguasainya, maka aku menjadi juru tulis Nabi SAW. Apabila beliau berkirim surat kepada mereka, akulah yang menuliskannya; dan apabila beliau menerima surat dari mereka, akulah yang membacakan dan yang menerjemahkannya untuk beliau Saw.” (Tirmidzi, Kitabul Isti`dzan wal Adab 2639)
Menurut riwayat lain, Zaid telah menceritakan bahwa Rasulullah pernah bersabda kepadanya: “Apakah kamu mengetahui bahasa Siryani? Karena sesungguhnya aku sering menerima surat-surat yang berbahasa Siryani.” Aku menjawab: “Tidak!”
Rasulullah Saw bersabda: “Pelajarilah ia.” Maka aku pun berhasil mempelajari dan menguasainya hanya dalam waktu 17 hari.
Sesungguhnya seorang mahasiswa pada masa sekarang, berapa tahunkah waktu yang diperlukan untuk lulus menjadi seorang ahli salah satu bahasa asing dan meraih gelar, baik Lisence maupun Bacheloriat? Sudah barang tentu memerlukan waktu 16 tahun.
Akan tetapi, di universitas Islam pertama yang didirikan oleh penghulu manusia Muhammad SAW, berapa lamakah waktu yang diperlukan oleh Zaid bin Tsabit untuk dapat menguasai bahasa Siryani? Dia menyelesaikannya hanya dalam waktu 16 hari dengan predikat cumlaud, berbanding 16 tahun waktu yang dihabiskan oleh seorang pelajar masa sekarang dengan perhitungan mulai dari tingkat Ibtidaiyahnya sampai dengan selesai dari jenjang universitasnya.
Kulihat kalian terlalu menghambur-hamburkan waktu dalam usia umat ini dan sesungguhnya apa yang telah dilakukan oleh Zaid bin Tsabit adalah karena beroleh berkat dari agama ini dan konsentrasi penuh dalam beramal demi karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala.*/Ari Fathur Rahman (mengutip dari buku Tahapan Mendidik Anak, karya Jamaal ‘Abdul Rahman)

No comments: