Kontes Kecantikan alah Ratu Ester
baca baca alkitab ternyata pemilihan ratu kecantikan sudah ada sejak jaman purba, Dimulai dari dipecatnya ratu wasti sebagai seorang ratu karena menolak titah raja agar mempertontonkan kecantikannya di depan semua hadirin.
Tersingkirnya Ratu Wasti dari kedudukannya membuka peluang bagi banyak gadis gadis untuk menggantikannya. Maka Sang raja Ahasyweros pun mengumpulkan gadis gadis dari seluruh penjuru kerajaannya yangterbentang di 127 daerah mulai dari India hingga Etiopia.
para gadis di kumpulkan dalam benteng susan selama 12 bulan. enam bulan pertama digunakan untuk menggunakaminyak mur, sementara enam bulan berikutnya untuk berbagai minyak wangian lainnya. para gadis di didik menurut tatat cara istana, memakai pakaian mewah dan glamour. namun pada akhirnya Ester yang terpilih menjad seorang ratu menggantikan Wasti karena mampu memikat hati raja.
hal yang sama kala saya membaca novel Maharani tsu xi (nulisnya gimana ya, karena setiap buku selalu membuat tulisan yangberbeda) yang disebut juga dengan anggrek. disebut juga dengan yehonala. Pada suatu ketika karena sang permaisuri meninggal, maka jabatan ratu lowong. Sebenap gadi gadis manchu di kumpulkan untuk dipilih, menjalani seleksi yang sangat ketat. Dilihat daari asal usulnya, bentuk badannya, dan lain sebagainya. tapi sayangnya yang terpilih adalah seoranggadis yang kelak di sebut dengan chu an atau Ratu timur, sementara anggrek sendiri hanya menjadi seorang selir, beruntung karena dari rahimnya lahir seorang putra maka dia naik tingkat menjadi ratu barat.
Artinya apa, sejak jaman dulu kala kontes kecantikan sebenarnya ada,bedanya kalau dulu untuk mendapatkan kedudukan yang besar dalam kerajaan, maka sekarang tidak seperti itu. sejarah kontes seperti ini tidak lagi pada masa modern, tapi sudah pada masa lampau. Dan yang namanya kontes kecantikan, tentu saja yang dinilai dari penampilannya.
Saya jadi teringat kala pemilihan kontes Indonesian idol atau AFI, banyak yangberharap yang menang adalah yang punya kualitas vokal mumpuni. Tapi ada bebelrapa kasus di mana yang mampu bertahan di level atas bukanlah orang yang secara kualitas baik, mungkin justru kalah dibanding yang lain, tapi mampu menyedot simpati dari masyarakat. padahal yang namanya kontes menyanyi pasti yang dicari adalah yang pandai menyanyi, bukan karena sekedar cantik ganteng atau karena punya masa lalu yang menyedikan. Begitu juga dengan kontes model yang pernah di tayangkan di Indosiar dulu, tentu di cari yangpenampilan ala ala model,.
Terus apakah kontes kecantikan yang sekarang tidak boleh? kembali lagi kita harus menyadari bahwa yang namanya kontes kecantikan adalah yang dipilih pasti menarik, bukan berarti yangjelek, tapi kalau kita memerhatikan semua pemenang kontes kecantikan, pada umumnya wajah mereka enak untuk dilihat, walaupun mereka bukan yang tercantik. tapi apakah itu salah? bahkan dalam mencari pekerjaan saja kita di tuntut untuk tampil menarik, apalagi kalau itu sudah berhubungan dengan kontes kecantikan.
tapi orang orang yang menang dalam kontes ini akhirnya mampu menutupi kelemahannya dengan kelebihan yang lain. dan yangnamanya cantik itu juga relatif, itu dibuktikan dengan gadis gadis yang oernah menjadi pemenang kontes kecantikan itu selalu bervariasi, mau kulit hitam, putih atau coklat semua pernah, tapi ada satu kesepakatan yang bisa di ubah, yaitu cantik pada masa kini adalah cantik dengan bodi yang ramping, itu adalah kesamaan mereka semua.
apakah itu salah? yang namanya cantik harus ada standarnya kan, wong kita mau membuat obat aja harus ada standarisasinya, mau buat jamu juga harus ada standarnya, tidak bisa kita memaksakan pemahaman kita sendiri bahwa produk kitalah yang menarik.
jadi, akhirnya standar kecantikan di tingkat dunia adalah memiliki tubuh ramping mengingat mereka juga akan menjadi model apapun, dan selalu di cari yang enak dilihat. dan karena kontes seperti ini adalah untuk hiburan, maka lebih baik dinikmati saja, apalagi sejarah kontes yang sudah ada selama ribuan tahun, pola memang mengalami perubahan, tapi pada dasarnya sama, mencari seseorang yang tidak sekadar cantik tapi juga memiliki sesuatu, Ester bukanlah yang tercantik dari semua wanita pada waktu itu, begitu juga dengan maharani Tsu Si , tapi mereka memiliki sesuatu yang lain, yang tidak dimiliki oleh wanita wanita yang lebih cantik dari mereka
Johan A
Tersingkirnya Ratu Wasti dari kedudukannya membuka peluang bagi banyak gadis gadis untuk menggantikannya. Maka Sang raja Ahasyweros pun mengumpulkan gadis gadis dari seluruh penjuru kerajaannya yangterbentang di 127 daerah mulai dari India hingga Etiopia.
para gadis di kumpulkan dalam benteng susan selama 12 bulan. enam bulan pertama digunakan untuk menggunakaminyak mur, sementara enam bulan berikutnya untuk berbagai minyak wangian lainnya. para gadis di didik menurut tatat cara istana, memakai pakaian mewah dan glamour. namun pada akhirnya Ester yang terpilih menjad seorang ratu menggantikan Wasti karena mampu memikat hati raja.
hal yang sama kala saya membaca novel Maharani tsu xi (nulisnya gimana ya, karena setiap buku selalu membuat tulisan yangberbeda) yang disebut juga dengan anggrek. disebut juga dengan yehonala. Pada suatu ketika karena sang permaisuri meninggal, maka jabatan ratu lowong. Sebenap gadi gadis manchu di kumpulkan untuk dipilih, menjalani seleksi yang sangat ketat. Dilihat daari asal usulnya, bentuk badannya, dan lain sebagainya. tapi sayangnya yang terpilih adalah seoranggadis yang kelak di sebut dengan chu an atau Ratu timur, sementara anggrek sendiri hanya menjadi seorang selir, beruntung karena dari rahimnya lahir seorang putra maka dia naik tingkat menjadi ratu barat.
Artinya apa, sejak jaman dulu kala kontes kecantikan sebenarnya ada,bedanya kalau dulu untuk mendapatkan kedudukan yang besar dalam kerajaan, maka sekarang tidak seperti itu. sejarah kontes seperti ini tidak lagi pada masa modern, tapi sudah pada masa lampau. Dan yang namanya kontes kecantikan, tentu saja yang dinilai dari penampilannya.
Saya jadi teringat kala pemilihan kontes Indonesian idol atau AFI, banyak yangberharap yang menang adalah yang punya kualitas vokal mumpuni. Tapi ada bebelrapa kasus di mana yang mampu bertahan di level atas bukanlah orang yang secara kualitas baik, mungkin justru kalah dibanding yang lain, tapi mampu menyedot simpati dari masyarakat. padahal yang namanya kontes menyanyi pasti yang dicari adalah yang pandai menyanyi, bukan karena sekedar cantik ganteng atau karena punya masa lalu yang menyedikan. Begitu juga dengan kontes model yang pernah di tayangkan di Indosiar dulu, tentu di cari yangpenampilan ala ala model,.
Terus apakah kontes kecantikan yang sekarang tidak boleh? kembali lagi kita harus menyadari bahwa yang namanya kontes kecantikan adalah yang dipilih pasti menarik, bukan berarti yangjelek, tapi kalau kita memerhatikan semua pemenang kontes kecantikan, pada umumnya wajah mereka enak untuk dilihat, walaupun mereka bukan yang tercantik. tapi apakah itu salah? bahkan dalam mencari pekerjaan saja kita di tuntut untuk tampil menarik, apalagi kalau itu sudah berhubungan dengan kontes kecantikan.
tapi orang orang yang menang dalam kontes ini akhirnya mampu menutupi kelemahannya dengan kelebihan yang lain. dan yangnamanya cantik itu juga relatif, itu dibuktikan dengan gadis gadis yang oernah menjadi pemenang kontes kecantikan itu selalu bervariasi, mau kulit hitam, putih atau coklat semua pernah, tapi ada satu kesepakatan yang bisa di ubah, yaitu cantik pada masa kini adalah cantik dengan bodi yang ramping, itu adalah kesamaan mereka semua.
apakah itu salah? yang namanya cantik harus ada standarnya kan, wong kita mau membuat obat aja harus ada standarisasinya, mau buat jamu juga harus ada standarnya, tidak bisa kita memaksakan pemahaman kita sendiri bahwa produk kitalah yang menarik.
jadi, akhirnya standar kecantikan di tingkat dunia adalah memiliki tubuh ramping mengingat mereka juga akan menjadi model apapun, dan selalu di cari yang enak dilihat. dan karena kontes seperti ini adalah untuk hiburan, maka lebih baik dinikmati saja, apalagi sejarah kontes yang sudah ada selama ribuan tahun, pola memang mengalami perubahan, tapi pada dasarnya sama, mencari seseorang yang tidak sekadar cantik tapi juga memiliki sesuatu, Ester bukanlah yang tercantik dari semua wanita pada waktu itu, begitu juga dengan maharani Tsu Si , tapi mereka memiliki sesuatu yang lain, yang tidak dimiliki oleh wanita wanita yang lebih cantik dari mereka
Johan A




No comments:
Post a Comment