Philip-Elizabeth (Karena Fergie Harus Minggat Sebelum Prince Philip Datang)

Tadi malam saya membaca di Dailymail tentang Sarah Ferguson (AKA Fergie), mantan istri Prince Andrew yang harus meninggalkan kastil tempat ia dan Prince Andrew juga Sang Ratu liburan sebelum Prince Philip, suami Ratu datang. Hal ini diberitakan karena Prince Philip yang juga bergelar Duke of Edinburgh tidak pernah memaafkan kelakuan Fergie yang memalukan keluarga kerajaan tahun 1990-an. Yang menarik dari kisah di dailymail ini adalah bagaimana Ratu Elizabeth yang merupakan contoh wanita ideal bagi saya. Saya pernah terkagum-kagum membaca perihal tentang wanita penguasa atau pemimpin yang single seperti Rice (mantan menlu AS), Julia Gillard (mantan PM Australia) dan Presiden wanita pertama Korsel saat ini dimana mereka tidak menikah juga tidak memiliki anak. Namun Ratu Elizabeth memiliki beberapa poin plus.
Apa yang bisa dipelajari dari Queen Elizabeth?
1. Menikah dengan cinta pertamanya
Menurut yang saya baca, konon Ratu Elizabeth yang masih berumur belasan tahun langsung tertarik dengan Prince Philip saat pertama bertemu di sebuah pesta. Jika saya melihat silsilah Prince Philip yang merupakan bangsawan sejak lahirnya, ia sebenarnya setaraf dengan ayah Ratu Elizabeth, sama-sama cicit Queen Victoria of United Kingdom. Elizabeth muda yakin dengan pilihannya meski beberapa pihak meragukan karena Prince Philip waktu itu seorang Pangeran tanpa rumah (bisa dibilang miskin meski ia bangsawan) dan keempat kakak perempuan Philip memiliki kisah yang kontroversial.
2. Menerima tanggung jawab meski usia muda, 25 tahun
Saat Elizabeth berada di Kenya, ayahnya yang sakit-sakitan meninggal dunia dan Elizabeth menaiki tahta. Adiknya, Putri Margaret sempat diberitakan cemburu dengan posisi istimewa kakaknya sehingga ayah mereka memanjakan Margaret untuk menjaga perasaannya. Princess Margaret memiliki tempat tersendiri di hati rakyat Britania karena selain penampilan dan reputasinya yang ala superstars, ia juga perokok. Saya terheran-heran melihat foto Margaret yang menghisap pipa rokok saat berdua menonton sesuatu dengan kakaknya yang Sang Ratu, kalau tidak salah pertunjukan music.
3. Tegar menjalankan tugas
Sebagai manusia, Elizabeth juga diberitakan kecewa atau patah hati misalnya gossip hubungan Prince Philip dengan beberapa wanita juga kelakuan menantu-menantunya. Bahtera rumah tangga tiga dari empat anak Sang Ratu kandas dan dimasa-masa itu salah satu istananya yaitu Kastil Windsor terbakar. Sang Ratu tidak menutupi kesedihannya dan mengungkapkan itu di pesan Natalnya tahun 1992.
4. Tegas namun tetap keibuan
Meski perkawinan salah seorang anaknya yakni Prince Andrew dengan Fergie sudah kandas, Sang Ratu tetap berusaha menunjukkan sikap keibuannya. Seperti diketahui pasangan yang sudah bercerai ini masih tetap saling mencintai dan Sang Ratu juga diberitakan menganggap Fergie sebagai ibu yang baik, maka ia sering mengundang Fergie bersamanya. Dailymail memaparkan bahwa adalah pertama kalinya Fergie tinggal di kastil yang sama dengan Ratu namun ia akan pulang lebih cepat sebelum mantan ayah mertuanya yaitu Prince Philip tiba. Sang Pangeran pendamping Ratu tersebut tidak bisa menerima Fergie dan ia diberitakan juga kecewa dengan putranya, Prince Andrew yang tinggal seatap dengan Fergie.
5. Menjadi Ratu namun tetap menghormati dan mendengarkan suami
Diberitakan Ratu Elizabeth mendengar masukan-masukan suaminya termasuk saat rumah tangga anak-anaknya bermasalah. Sang Ratu menuliskan surat agar mereka bercerai adalah karena mendengar saran suaminya. Hal ini pernah dkisahkan mendiang ayah Fergie bahwa sebenarnya Prince Philip-lah yang tidak menyukai Fergie dan tak memberi ampun sehingga perceraian terjadi.
6. Menerima kenyataan
Sang Ratu diberitakan menerima kehadiran Camilllan, istri kedua Charles yang anak sulungnya dan tidak menyalahkan Camilla yang selama ini dianggap publik penyebab kehancuran perkawinan Charles dengan mendiang Diana. Meski sebelumnya memiliki hubungan yang rumit dengan Diana, Sang Ratu juga menerima kenyataan bahwa Diana telah membuat banyak orang senang termasuk kedua cucunya dari Diana, William dan Harry sehingga Ratu meresmikan taman peringatan Diana beberapa tahun silam.
7. Mendapat anugerah
Bagi saya, Ratu Elizabeth mendapat anugerah karena ia berumur panjang (mungkin akan bisa menyamai mendiang Ibundanya, Ibu Suri). Ratu Elizabeth bersama suaminya masih bisa melihat cicit-cicit mereka (Prince George, putra Prince Willian dan anak-anak dari Peter Philips dan Zara Tindall). Di Alkitab dikisahkan orang-orang yang diberkati berumur panjang sehingga bisa melihat keturunan ketiga dan keempat.
Demikianlah sekilas tentang Ratu Elizabeth. O ya, saya pernah membaca tentang kisah Prince Hendrik suami Ratu Denmark yang ngambek dan minggat ke Perancis karena ia merasa perannya di Kerajaan berkurang dan perhatian lebih banyak tertuju ke istrinya dan putranya yang menjadi Pangeran Mahkota sampai-sampai anak dan istrinya tersebut menyusulnya ke Perancis. Dari beberapa yang saya baca, Prince Hendrik terlihat lebih “wah” dari Prince Philip yang berwibawa elegan. Meski mereka berdua sama-sama ganteng di usia muda, namun mereka berbeda dalam tampil bersama istri mereka; Prince Philip dan Ratu Elizabeth lebih kalem, terkesan formal dan menjaga wibawa. Berbeda dengan Prince Hendrik dan Ratu Margarethe yang lebih “cair”, Hendrik dan Margarethe saling merangkul di edisi foto musim panas, atau Prince Hendrik yang mengendari mobil sambil pakai topi kupluk, hal yang tak pernah ditemui dari foto Prince Philip.

Rini Nainggolan

No comments: