Infografis Tujuh Golongan Manusia tak Dipandang Allah di Hari Kiamat - (Dok Republika)
“Di antaranya terdapat hadis sahih, hasan, dan hadis dhaif yang saling menguatkan. Keseluruhannya mencapai derajat mutawatir tanpa keraguan sedikit pun."
Siapa Imam Mahdi?
Nama Imam Mahdi akan sama dengan nama Rasulullah SAW sementara nama ayahnya juga sama dengan nama ayah Rasulullah SAW.
Dengan demikian, namanya adalah Muhammad bin Abdullah atau Ahmad bin Abdullah.
Beliau merupakan keturunan Sayyidah Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah SAW dan berasal dari garis keturunan Hasan bin Ali RA.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَنْقَضِي الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي، يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي
"Dunia tidak akan berakhir hingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang laki-laki dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku." (HR Abu Dawud, hadis sahih).
Kemunculan Imam al-Mahdi akan disertai dengan beragam peristiwa besar yang terjadi selama masa keberadaannya. Berikut ini sejumlah peristiwa yang akan berlangsung pada saat Imam Mahdi telah hadir:
1. Allah memperbaiki keadaan Imam Mahdi dalam satu malam
Rasulullah SAW bersabda:
الْمَهْدِيُّ مِنَّا أَهْلَ الْبَيْتِ، يُصْلِحُهُ اللَّهُ فِي لَيْلَةٍ
"Al-Mahdi berasal dari keluarga kami. Allah akan memperbaiki keadaannya dalam satu malam." (HR Ahmad, hadis sahih).
Tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi. - (republika)
Maksud hadis ini adalah Allah menerima tobatnya, memberikan taufik kepadanya, mengilhaminya petunjuk yang benar, memperbaiki seluruh urusannya, serta mengangkat kedudukannya hanya dalam waktu satu malam.
Pada saat itulah para tokoh umat yang memiliki wewenang (ahlul halli wal 'aqdi) sepakat membaiatnya sebagai pemimpin kaum Muslimin.
2. Harta melimpah, hujan turun dengan berkah, dan bumi menghasilkan tanaman yang berlimpah
Rasulullah SAW bersabda:
يَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي خَلِيفَةٌ يَحْثِي الْمَالَ حَثْيًا، لَا يَعُدُّهُ عَدَدًا
"Pada akhir umatku akan muncul seorang khalifah yang membagikan harta dengan sangat banyak tanpa menghitungnya." (HR Muslim).
Imam An-Nawawi dalam Syarh Muslim menjelaskan bahwa sikap dermawan tersebut terjadi karena pada masa itu harta, ghanimah, dan hasil penaklukan sangat melimpah, di samping sifat sang khalifah yang sangat pemurah.
Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:
"Pada akhir umatku akan muncul Imam Mahdi. Allah akan menurunkan hujan yang membawa keberkahan kepadanya. Bumi akan mengeluarkan hasil tanamannya. Ia akan membagikan harta secara merata. Jumlah ternak akan bertambah banyak, umat Islam semakin besar, dan ia akan memimpin selama tujuh atau delapan tahun." (HR Al-Hakim, hadis sahih).
يَخْرُجُ فِي آخِرِ أُمَّتِي الْمَهْدِيُّ؛ يَسْقِيهِ اللَّهُ الْغَيْثَ، وَتُخْرِجُ الْأَرْضُ نَبَاتَهَا، وَيُعْطِي الْمَالَ صِحَاحًا، وَتَكْثُرُ الْمَاشِيَةُ، وَتَعْظُمُ الْأُمَّةُ، يَعِيشُ سَبْعًا أَوْ ثَمَانِيًا
Imam Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa al-Nihayah menjelaskan bahwa pada masa pemerintahannya buah-buahan melimpah, hasil pertanian sangat subur, harta berlimpah, dan rezeki mengalir terus-menerus.
3. Bumi dipenuhi keadilan setelah sebelumnya dipenuhi kezaliman
Rasulullah SAW bersabda:
الْمَهْدِيُّ مِنِّي... يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا، كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا، يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ
"Al-Mahdi berasal dariku. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan keseimbangan sebagaimana sebelumnya dipenuhi oleh kezaliman dan penindasan. Ia akan memerintah selama tujuh tahun." (HR. Ahmad dan Abu Dawud, hadis hasan).
Pada masa pemerintahannya, umat manusia akan menikmati kehidupan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Keadilan ditegakkan di seluruh penjuru negeri.
Ibnu Katsir dalam kitabnya al-Bidayah wa al-Nihayah, menggambarkan keadaan tersebut. Pada masanya, kekuasaan menjadi kuat, agama Islam tegak dan tampak berjaya, musuh-musuh berada dalam keadaan hina dan kalah, negeri-negeri berada dalam kondisi aman, serta amar makruf dan nahi mungkar ditegakkan.
4. Nabi Isa bin Maryam turun dan shalat di belakang Imam Mahdi
Infografis Tujuh Golongan yang Selamat Saat Hari Kiamat - (Republika.co.id)
Rasulullah SAW bersabda:
كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيكُمْ، وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ
"Bagaimana keadaan kalian ketika Isa bin Maryam turun di tengah-tengah kalian, sementara imam kalian berasal dari kalangan kalian sendiri?" (Muttafaq 'alaih; HR Bukhari dan Muslim).
Hadis-hadis ini menunjukkan bahwa ketika Nabi Isa 'alaihissalam turun ke bumi pada akhir zaman, beliau tidak datang membawa syariat baru.
Beliau akan mengikuti syariat Nabi Muhammad SAW dan menghormati kepemimpinan Imam Mahdi dengan melaksanakan shalat sebagai makmum di belakangnya.
Peristiwa ini menjadi salah satu tanda besar menjelang Hari Kiamat sekaligus menunjukkan kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW.
No comments:
Post a Comment