4 Fenomena Alam yang Disebut dalam Tanda-Tanda Kiamat

4 Fenomena Alam yang...
Dalam hadis Nabi SAW disebutkan 10 tanda-tanda kiamat besar, salah satu di antaranya ada tiga peristiwa gerhana bulan, yaitu gerhana yang terjadi di sebelah timur, gerhana yang terjadi di sebelah barat, dan gerhana di semenanjung Arab. Foto ilustrasi/ist
Kapan hari Kiamat terjadi merupakan rahasia Allah SWT. Tidak ada satu pun makhluk yang mengetahui secara pasti kapan hari akhir akan tiba.
Meski demikian, Allah SWT telah memberikan sejumlah petunjuk mengenai tanda-tanda kiamat melalui Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam.

Sebagian di antaranya berkaitan dengan fenomena alam yang luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam hadis riwayat Muslim dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari RA, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam menyebutkan 10 tanda besar sebelum kiamat terjadi.

Tanda-tanda tersebut meliputi munculnya asap, Dajjal, binatang melata, terbitnya matahari dari arah barat, turunnya Nabi Isa AS, Ya'juj dan Ma'juj, tiga peristiwa tanah longsor besar atau khusuf di timur, barat, dan Jazirah Arab, serta api yang keluar dari Yaman.

4 Fenomena Alam yang Disebut dalam Riwayat Tanda-tanda Besar Kiamat:

1. Tiga Peristiwa Khusuf atau Gerhana Besar

Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menyebutkan adanya tiga peristiwa khusuf, yakni satu terjadi di wilayah timur, satu di barat, dan satu lagi di Jazirah Arab.

Diriwayatkan dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kalian melihat sepuluh tanda-tandanya."

Kemudian Rasulullah SAW menyebutkan sejumlah tanda, di antaranya asap, Dajjal, binatang besar, terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, turunnya Nabi Isa bin Maryam AS, Ya'juj dan Ma'juj, tiga khusuf, serta api yang keluar dari Yaman dan menggiring manusia menuju tempat berkumpul mereka.

Khusuf dalam konteks ini berbeda dengan gerhana matahari atau gerhana bulan yang biasa terjadi secara astronomis. Para ulama menjelaskan bahwa khusuf yang disebut sebagai salah satu tanda besar kiamat berkaitan dengan peristiwa ambles atau terbenamnya suatu wilayah ke dalam bumi.

Karena itu, fenomena gerhana matahari atau bulan yang terjadi secara berkala tidak dapat serta-merta disebut sebagai tanda kiamat.

2. Matahari Terbit dari Arah Barat

Tanda besar kiamat lainnya adalah terbitnya matahari dari tempat terbenamnya. Selama ini matahari terbit dari arah timur dan tenggelam di barat. Namun, menjelang kiamat kubra, akan terjadi peristiwa luar biasa ketika matahari terbit dari arah barat.

Tanda ini disebutkan secara tegas dalam hadis Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari RA.

Ustaz Ahmad Sarwat, pendiri Rumah Fiqih Indonesia, menjelaskan bahwa dari sepuluh tanda besar yang disebutkan dalam hadis tersebut, belum ada satu pun yang benar-benar terjadi.

Dengan demikian, umat Islam tidak perlu mengaitkan setiap fenomena alam yang terjadi saat ini dengan tanda kiamat kubra. Keimanan terhadap datangnya hari kiamat tetap merupakan bagian dari akidah Islam. Namun, waktu terjadinya tidak dapat ditentukan berdasarkan fenomena alam tertentu.

3. Menyusutnya Air Danau Tiberias

Danau Tiberias atau Laut Galilea merupakan danau air tawar yang berada di kawasan Palestina. Danau ini juga dikenal memiliki keterkaitan dengan tanda-tanda akhir zaman dalam sejumlah hadis.

Dalam hadis riwayat Muslim dari An-Nawwas bin Sam'an RA, Rasulullah SAW menceritakan tentang Ya'juj dan Ma'juj yang akan keluar menjelang kiamat.

Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa kelompok pertama Ya'juj dan Ma'juj akan melewati Danau Tiberias dan meminum airnya hingga habis. Ketika kelompok terakhir melewati tempat tersebut, mereka bahkan akan berkata bahwa dahulu pernah terdapat air di sana.

Hadis itu berbunyi: "Kelompok pertama dari mereka melintasi Danau Tiberias dan meminum seluruh airnya. Setelah itu, kelompok terakhir mereka juga melintasi danau itu seraya berkata, 'Dulu, pernah ada air di lembah ini.'" (HR Muslim)

Kondisi Danau Tiberias yang dari waktu ke waktu mengalami perubahan volume air kerap dikaitkan dengan hadis tersebut. Namun, menyusutnya air danau tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa kiamat sudah dekat atau menentukan kapan kiamat akan terjadi.

Sejumlah ulama memang mengaitkan Danau Tiberias dengan rangkaian peristiwa akhir zaman sebagaimana disebutkan dalam hadis. Namun, kepastian mengenai waktu kiamat tetap menjadi rahasia Allah SWT.

4. Munculnya Api dari Yaman

Fenomena alam lainnya yang disebut sebagai tanda besar kiamat adalah munculnya api dari wilayah Yaman.

Dalam hadis Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari RA disebutkan bahwa api tersebut akan keluar dari Yaman dan menggiring manusia menuju tempat berkumpulnya mereka. Api tersebut merupakan salah satu tanda besar menjelang terjadinya kiamat. Dalam sejumlah riwayat dijelaskan bahwa api itu akan menyertai manusia dan menggiring mereka menuju tempat mahsyar.

Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa api tersebut keluar dari kawasan Aden dan mengarahkan manusia. Ketika manusia berhenti atau beristirahat, api itu juga berhenti, dan ketika mereka bergerak, api tersebut kembali bergerak.

Keterangan mengenai api dari Yaman ini merupakan bagian dari perkara gaib yang wajib diyakini berdasarkan dalil yang sahih. Karena itu, tidak tepat jika kemunculan aktivitas gunung berapi atau fenomena api tertentu di Yaman saat ini langsung dianggap sebagai api yang dimaksud dalam hadis.

Pada akhirnya, tanda-tanda kiamat seharusnya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan dan memperbanyak amal saleh. Sebab, kapan tepatnya kiamat terjadi hanya Allah SWT yang mengetahuinya.

Yang terpenting bukanlah menebak waktu datangnya kiamat, melainkan mempersiapkan diri dengan menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

(wid)
Widaningsih

No comments:

Post a Comment