Advertising

Friday, June 8, 2007

Lemuria : Kisah Benua Yang Hilang Ditelan Masa

Mungkin sebagian teman-teman sudah banyak mendengar kisah tentang Atlantis,kalau kisah Lemuria pernah belum?Kalau belum,ada baiknya kita menyimak sekelumit kisah yang aq uraikan di bawah ini,semoga bermanfaat.

Oh iya,artikel dibawah aq tulis hanya mengacu pada satu versi saja,sedangkan versi mengenai kisah dari Lemuria sendiri sangatlah banyak,jadi jangan bingung apabila kisah yang aq uraikan dibawah sedikit berbeda kisah dengan versi yang mungkin teman-teman pernah baca sebelumnya.

Click pada gambar untuk diperbesar


Coba perhatikan Map diatas,menurut beberapa versi,disitulah letak dari Benua Lemuria/Mu

Lemuria/Mu merupakan peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum peradaban Atlantis.Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria disekitar periode 75000 SM - 11000 SM.Jika kita lihat dari periode itu,Bangsa Atlantis dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun lamanya.
Gagasan Benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding peradaban Atlantis dan Mesir Kuno dapat kita peroleh penjelasannya dari sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908),seorang peneliti dan penulis pada abad ke -19 yang mengadakan penelitian terhadap situs2 purbakala peninggalan Bangsa Maya di Yucatan.
Informasi tsb diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan beberapa lembaran catatan kuno peninggalan Bangsa Maya.
Dari hasil terjemahan,diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan hasil bahwa Bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban nenek moyang mereka (Atlantis).Namun dikatakan juga,bahwa mereka pernah hidup dalam periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana gempa bumi dan air bah dasyat meluluh lantahkan dan menenggelamkan kedua peradaban maju masa silam tersebut.

Hingga saat ini,letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi sebuah kontroversi,namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa teori yang dikemukakan oleh para peneliti,kemungkinan besar peradaban tsb berlokasi di Samudera Pasifik (disekitar Indonesia sekarang).
Banyak arkeolog memepercayai bahwa Easter Island yang misterius itu merupakan bagian dari Benua Lemuria.Hal ini jika dipandang dari ratusan patung batu kolosal yang mengitari pulau dan beberapa catatan kuno yang terukir pada beberapa artifak yang mengacu pada bekas-bekas peninggalan peradaban maju pada masa silam.(artikel Easter Island juga dapat dibaca di blog ini)
Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap dipulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu kala pernah ada sebuah daratan besar besar di Pasifik yang yang hancur diterjang oleh gelombang pasang air laut dasyat (tsunami),namun sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat peperangan.

Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan peradaban Atlantis,memiliki tanah yang subur,masyarakat yang makmur dan penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam.
faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi Bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang maju dan memiliki banyak ahli/ilmuwan yang dapat menciptakan suatu trobosan baru dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi mereka.
Seperti banyak dikemukakan oleh beberapa pakar spiritual dan arkeologi ,bahwa bangsa Lemurian dan Atlantean menggunakan crystal secara intensif dalam kehidupan mereka.
Edgar Cayce,Seorang spiritualis Amerika melalui channelingnya berkali2 mengungkapkan hal yang sama.
Kuil2 Lemuria dan Atlantis menempatkan sebuah crystal generator raksasa yang dikelilingi crystal2 lain, baik sebagai sumber tenaga maupun guna berbagai penyembuhan.
Banyak info mengenai atlantis dan lemurian diperoleh dengan men-channel crystal2 'old soul' yang pernah digunakan pada kedua jaman ini.




Beberapa Monument Batu misterius yang berhasil ditemukan dibawah perairan Yonaguni,Jepang,mungkinkah monument2 ini merupakan sisa-sisa dari peradaban Lemuria?

Namun, berbeda dengan bangsa Atlantis yang lebih mengandalkan fisik,teknologi dan gemar berperang,Bangsa Lemuria justru dipercaya sebagai manusia-manusia dengan tingkat evolusi dan spiritual yang tinggi,sangat damai dan bermoral.
Menurut Edgar Cayce,munculnya Atlantis sebagai suatu peradaban super power pada saat itu (kalau sekarang mirip Amerika Serikat begitulah) membuat mereka sangat ingin menaklukkan bangsa-bangsa didunia,diantaranya Yunani dan Lemuria yang dipandang oleh para Atlantean sebagai peradaban yang kuat.
Berbekal peralatan perang yang canggih serta strategi perang yang baik,invansi Atlantis ke Lemuria berjalan seperti yang diharapkan.
Karena sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep perdamaian,mereka tidak dibekali dengan teknologi perang secanggih bangsa Atlantean,sehingga dalam sekejap,Lemuria pun jatuh ketangan Atlantis.
Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak,ahirnya banyak meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet lain yang memiliki karakteristik mirip bumi,mungkin keberadaan mereka saat ini belum kita ketahui (ada yang mengatakan saat ini mereka tinggal di Planet Erra/Terra digugus bintang Pleiades,baca artikel Nordic Alien di Blog ini juga :).
Mungkin kisah para Lemurian yang meninggalakan bumi untuk menetap diplanet lain ini sedikit tidak masuk akal,tapi perlu kita ketahui bahwa teknologi mereka pada saat itu sudah sangat maju,penguasaan teknologi penjelajahan luar angkasa mungkin telah dapat mereka realisasikan dijauh2 hari.Tentunya penguasaan teknologi yang sama pada era peradaban kita ini,belum bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi yang mereka ciptakan.(Baca artikel Piri Reis Map sebagai bahan pertimbangan).

Dari sekelumit kisah yang aq uraikan diatas,dapat ditarik kesimpulan bahwa para Lemurian tidak musnah oleh bencana gempa bumi dan air bah seperti yang dialami oleh para Atlantean,namun karena peranglah yang membuat sebagain dari mereka berguguran.
Sementara semenjak kekalahannya oleh bangsa Atlantis,otomatis wilayah Lemuria dikuasai oleh para Atlantean,sampai saat ahirnya daratan itu diterpa oleh bencana yang sangat dasyat yang kemudian menenggelamkannya bersama beberapa daratan lainnya,termasuk diantaranya Atlantis itu sendiri.





Dipta

*Untuk mengetahui berbagai macam versi kisah dari Lemuria lainnya,silakan baca buku "atlantis & Lemuria" karangan Frank Joseph (english ver),atau minta diterawangin sama Mbah Google,hihihi.


Lemuria, Benua Yang Hilang.





Coba perhatikan map diatas,menurut beberapa versi,disitulah letak dari Benua Lemuria/Mu



Lemuria/Mu merupakan peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum
peradaban Atlantis.Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria
disekitar periode 75000 SM - 11000 SM.Jika kita lihat dari periode
itu,Bangsa Atlantis dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama
ribuan tahun lamanya.

Gagasan Benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding peradaban
Atlantis dan Mesir Kuno dapat kita peroleh penjelasannya dari sebuah
karya Augustus Le Plongeon (1826-1908),seorang peneliti dan penulis
pada abad ke -19 yang mengadakan penelitian terhadap situs2 purbakala
peninggalan Bangsa Maya di Yucatan.

Informasi tsb diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan beberapa lembaran catatan kuno peninggalan Bangsa Maya.

Dari hasil terjemahan,diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan
hasil bahwa Bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban
nenek moyang mereka (Atlantis).Namun dikatakan juga,bahwa mereka pernah
hidup dalam periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana
gempa bumi dan air bah dasyat meluluh lantahkan dan menenggelamkan
kedua peradaban maju masa silam tersebut.




Hingga saat ini,letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi
sebuah kontroversi,namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa
teori yang dikemukakan oleh para peneliti,kemungkinan besar peradaban
tsb berlokasi di Samudera Pasifik (disekitar Indonesia sekarang).

Banyak arkeolog memepercayai bahwa Easter Island yang misterius itu
merupakan bagian dari Benua Lemuria.Hal ini jika dipandang dari ratusan
patung batu kolosal yang mengitari pulau dan beberapa catatan kuno yang
terukir pada beberapa artifak yang mengacu pada bekas-bekas peninggalan
peradaban maju pada masa silam.(artikel Easter Island juga dapat dibaca
di blog ini)

Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap
dipulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu
kala pernah ada sebuah daratan besar besar di Pasifik yang yang hancur
diterjang oleh gelombang pasang air laut dasyat (tsunami),namun
sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat peperangan.

Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan peradaban
Atlantis,memiliki tanah yang subur,masyarakat yang makmur dan
penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam.

faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi
Bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang
maju dan memiliki banyak ahli/ilmuwan yang dapat menciptakan suatu
trobosan baru dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi mereka.

Seperti banyak dikemukakan oleh beberapa pakar spiritual dan arkeologi
,bahwa bangsa Lemurian dan Atlantean menggunakan crystal secara
intensif dalam kehidupan mereka.

Edgar Cayce,Seorang spiritualis Amerika melalui channelingnya berkali2 mengungkapkan hal yang sama.

Kuil2 Lemuria dan Atlantis menempatkan sebuah crystal generator raksasa
yang dikelilingi crystal2 lain, baik sebagai sumber tenaga maupun guna
berbagai penyembuhan.


Banyak info mengenai atlantis dan lemurian diperoleh dengan men-channel
crystal2 'old soul' yang pernah digunakan pada kedua jaman ini.

Beberapa Monument Batu misterius yang berhasil ditemukan dibawah
perairan Yonaguni,Jepang,mungkinkah monument2 ini merupakan sisa-sisa
dari peradaban Lemuria?



Namun, berbeda dengan bangsa Atlantis yang lebih mengandalkan
fisik,teknologi dan gemar berperang,Bangsa Lemuria justru dipercaya
sebagai manusia-manusia dengan tingkat evolusi dan spiritual yang
tinggi,sangat damai dan bermoral.

Menurut Edgar Cayce,munculnya Atlantis sebagai suatu peradaban super
power pada saat itu (kalau sekarang mirip Amerika Serikat begitulah)
membuat mereka sangat ingin menaklukkan bangsa-bangsa
didunia,diantaranya Yunani dan Lemuria yang dipandang oleh para
Atlantean sebagai peradaban yang kuat.

Berbekal peralatan perang yang canggih serta strategi perang yang
baik,invansi Atlantis ke Lemuria berjalan seperti yang diharapkan.

Karena sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep
perdamaian,mereka tidak dibekali dengan teknologi perang secanggih
bangsa Atlantean,sehingga dalam sekejap,Lemuria pun jatuh ketangan
Atlantis.

Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak,ahirnya banyak
meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet lain yang
memiliki karakteristik mirip bumi,mungkin keberadaan mereka saat ini
belum kita ketahui.

Mungkin kisah para Lemurian yang meninggalakan bumi untuk menetap
diplanet lain ini sedikit tidak masuk akal,tapi perlu kita ketahui
bahwa teknologi mereka pada saat itu sudah sangat maju,penguasaan
teknologi penjelajahan luar angkasa mungkin telah dapat mereka
realisasikan dijauh2 hari.Tentunya penguasaan teknologi yang sama pada
era peradaban kita ini,belum bisa disandingkan dengan kemajuan
teknologi yang mereka ciptakan.(Baca artikel Piri Reis Map sebagai
bahan pertimbangan).

Dari sekelumit kisah yang aq uraikan diatas,dapat ditarik kesimpulan
bahwa para Lemurian tidak musnah oleh bencana gempa bumi dan air bah
seperti yang dialami oleh para Atlantean,namun karena peranglah yang
membuat sebagain dari mereka berguguran.


Sementara semenjak kekalahannya oleh bangsa Atlantis,otomatis wilayah
Lemuria dikuasai oleh para Atlantean,sampai saat ahirnya daratan itu
diterpa oleh bencana yang sangat dasyat yang kemudian menenggelamkannya
bersama beberapa daratan lainnya,termasuk diantaranya Atlantis itu
sendiri.

13 comments:

andi-prama said...

Lemuria.... Nusantara???

Andi Prama

KiDalang said...

Gimana sih ya,
Itu hanyalah sebuah kisah (karangan), atau katakan beberapa kisah, yang dikait-kait ke suatu situs di bumi. Jika ada penemuan-penemuan, masa' iya bisa langsung merujuk (mengatakan) bahwa ini bukti dari kisah (karangan) tersebut.
Misalnya, berakhirnya peradaban Easter island itu belum lama lho(sekitar jaman Majapahit? lupa). Dan berdasarkan sisa-sisa peninggalan mereka diduga kuat masih keturunan indian. Gimana bisa nyangkut kitu bro?

Contoh Kisah: di Jawa ada gunung Lawu, konon dulu paling tinggi sejagat, karena saking tingginya punokawan (Gareng-Petruk-Bagong, wayang) bisa memanjatnya dan bermain bulan. Dewa-dewa kayangan jadi geger, Hanoman diutus dewa untuk mengusir para punokawan itu, akhirnya gunung tersebut ditendang sama hanoman, agar tidak dijadikan tempat main. Jleggerr ... G. Lawu jadi pendek dan datar, gugurannya menjadi gunung-gunung kecil berderet di sebelah selatan. ***
Mendengar kisah ini, orang awam pun bisa jadi percaya, bahkan akan terbengong-bengong jika melihat bentuk G. Lawu + deretan gunung2 kecil tadi, ... karena mirip banget dengan situs dalam kisah tsb. (Sampai sekarang sebagian orang-orang dusun sekitar G. Lawu masih percaya).... Anda percaya?

Andi Prama said...

Mungkin saja peradaban Easter Island itu adalah sisa peradaban Lemuria, karena kita ketahui bahwa benua Lemuria adalah benua yang sangat luas, jauh lebih luas dibandingkan benua Amerika sekarang. Adapun berakirnya peradaban di sekitar Easter Island pada zaman Majapahit, bisa dikatakan peninggalan peradaban Lemuria masih diaplikasikan oleh penduduk Easter Island hingga musnahnya peradaban tersebut (era Majapahit).
Hanya masyarakat/sekelompok/golongan/individu tertentu yang mampu menterjemahkan nilai-nilai luhur peradabannya, itupun harus dengan kemampuan spiritualitas yang tinggi. Jadi wajar saja apabila warga di sekitar Easter Island mampu berinteraksi dengan para leluhurnya, karena kemampuan yang dimilikinya.

Keturunan Indian adalah masalah warna kulit. Untuk diketahui, mayoritas penduduk di benua Lemuria adalah warna coklat/merah/hitam.

Adapun kisah-kisah pewayangan, merupakan contoh sekelumit rakyat Jawa untuk berinteraksi dengan para leluhurnya. Kisah-kisah heroik pewayangan tersirat menggambarkan adanya peradaban yang menguasai teknologi dan spiritualitas yang tinggi.

Gunung tinggi? Mungkin saja karena manusia pun berevolusi, pada zamannya manusia pernah berukuran raksasa.

Sumber pengetahuan ini adalah karunia Tuhan kepada mahlukNya, hendaknya mahlukNya pun tidak menjadi arogan, seakan-akan kondisi sekarang adalah yang paling sempurna.


Andi Prama

countra said...

ini yang menarik.......bangsa Lemuria MIGRASI PLANET.hahahahaha!, yasir....gw ngaku u tuh pinter tapi membaca artikel yang kayak gitu, gw jadi heran...baca artikel ini gak jauh beda dengan baca Legenda Lutung kasarung

wayan arimawan said...

ya Lutung Kasarung kali yaw... kalo boleh tu darimana dapat gambar pulaunya? apakah mungkin kata Lemuria tu ada hubungan dengan Maori. Mungkin saja Lamaorian.... :D

Anonymous said...

lemur itu bukan jenis binatang ya?

Anonymous said...

mari kita buka paradigma dasar kita dengan satu pertanyaan ini:

ADAKAH RIWAYAT YANG MENYATAKAN ADAM (NABI) WAFAT? KAPAN? DIMANA? BAGAIMANA?

Sementara Adam adalah MANUSIA PERTAMA !!

Anonymous said...

ada yg kurang informasinya, catatan/cerita ttg Lemuria tidak hanya didapat dari peninggalan2 di bangsa maya di yucatan, tapi juga didapat dari prasasti2 di India. Disebutkan Lemuria itu terletak di antara benua afrika dan benua asia.. dan Atlantis adalah peradaban yang dibangun kembali oleh orang2 Lemuria krn Lemuria sendiri sudah hancur oleh bencana alam.. (atlantis= lemuria jilid dua)

DAN yang namanya LEGENDA yg harus kita tangkap dr situ adalah ESENSINYA! atau PESAN DAN MAKNA YG BERADA DI BALIKNYA jangan dicerna mentah2 bgitu saja.. dasar TOLOL mereka yg meremehkan LEGENDA.. dan bagi mereka yang meremehkan LEGENDA, coba pikir baik2 mengapa dari SEKIAN BANYAK LEGENDA dari berbagai negara semuanya memiliki jalan cerita yang sama alias identik?? padahal pd jaman purbakala, manusia tidak mengenal telepon, fb, internet kaya kita? INI yang harus DIPIKIRKAN APA MAKNA DI BALIK KISAH/CERITA YG DINAMAKAN LEGENDA entah hanya pesan moral atau ada kisah sejarah dibaliknya.

Anonymous said...

@ KiDalang : saya percaya kisah gunung lawu n semar tadi, ada bukti outentiknya,
ketika tahun 1966 Neil Amstrong dkk mendarat di bulan, dia menemukan dompet semar yang ketinggalan disana. Di dalamnya terdapat KTP n foto keluarga. Ini membuktikan bahwa semar n keluarganya pernah berada di bulan. Ini merupakan info rahasia yg bahkan tidak di ketahui oleh NASA. rahasia ini terungkap ketika Neil Amstrong pada tahun 1980 liburan di Bali n dokumen rahasianya ketinggalan di hotel.

Kemudian mengenai gunung lawu, berdasarkan hasil penyelidikan n pengukkuran para ahli dengan teknologi canggih, dapat disimulasikan bahwa gunung lawu + potongan2an gunung diselatannya, jika disusun klop n ketinggiannya sampe ke bulan.

Anonymous said...

Sudahlah bro...susah ngejelasin sama orang yang ga ngerti dan skeptis,gw percaya adanya lemuria,atlantis..terlalu jauh buat mereka2..butuh pemahaman yang luar biasa,mereka pikir merekalah yang paling pintar di zaman ini.mereka ga sadar ada peradaban yang lebih maju sebelum zaman ini..sekali2 berkunjung ke candi pelajari relief2nya semua berhubungan,semua merupakan pesan dari masa lalu untuk kita pelajari

meong said...

susah nih crita beginian sama org yg nalarnya gak kuat hahahaha.

baca dlu gan, baru di komment. gak dibaca teliti sih. dsar orang indonesia hahahaha

meong said...

ngomong sama org indonesia yg g kuat otaknya susah bro,

org indonesia kbnyakan baca cepet langsung ke sesuatu yg aneh, g mau diteliti dlu. hahahah

dsar org indonesia

Poll Moz said...

Easter Island, Ahu Vinapu, Togatapu, Tupai, Samoa is 100% Inca.