Situs Loyang Mendale bakal jadi objek wisata sejarah di Aceh Tengah

Situs prasejarah Loyang Mendale berada di kawasan wisata Danau Lut Tawar.
Salah satu fosil yang ditemukan di situs Loyang Mendale, Aceh Tengah. Kurnia Muhadi
KAWASAN situs pra sejarah Loyang Mendale di Desa Mendale Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah direncanakan menjadi objek wisata baru yang akan dikelola oleh pemerintah daerah setempat melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Sebelumnya, di kawasan itu telah ditemukan adanya kerangka manusia pra sejarah berumur hingga 7000 tahun lebih.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Tengah, Nasiruddin SK kepada ATJEHPOSTcom mengatakan pihaknya menargetkan pembebasan tanah di kawasan situs pra sejarah Loyang Mendale, telah dilakukan pada tahun 2014 mendatang.
"Kita akan membebaskan tanah dulu. Untuk Loyang Mendale dan Ujung Karang. Kemudian akan kita bangun sarana pendukung wisata di sana," ujar Nasiruddin SK di ruang kerjanya pada Jumat 13 September 2013.
Situs prasejarah Loyang Mendale berada di kawasan wisata Danau Lut Tawar. Hanya berjarak beberapa meter saja dari pinggir jalan yang melingkari danau. Lokasinya merupakan lereng bukit berbatu dan berbagai artefak masa lalu ditemukan di tempat tersebut. Beberapa pihak berpendapat situs Loyang Mendale akan menjadi destinasi wisata yang mampu menarik pengunjung.
"Ini tempat memang kita usulkan menjadi objek wisata sejarah di sini. Jadi pengunjung bisa tahu bagaimana kehidupan masa lampu yang pernah ada di tempat ini," ujar Ketua Tim Peneliti dan penemu situs Loyang Mendale dari Balai Arkeologi Medan Sumatera Utara Ketut Wiradnyana kepada ATJEHPOSTcom beberapa waktu lalu.
Ketut Wiradnyana bersama anggota tim peneilitinya yang merupakan pakar di bidang arkeologi, telah menemukan kerangka manusia pra sejarah di Loyang Mendale sejak 6 Maret  2009. Melalui ekskavasi atau penggalian yang mereka lakukan, sejumlah kerangka manusia pra sejarah ditemukan di tempat tersebut dengan berbagai usia.
Di antaranya, kata dia, berusia 4.400 tahun lalu. Hasil itu berdasarkan uji karbon yang dilakukan. Ketut Wiradnyana mencatat usia kerangka tertua yang bersemayam di Loyang Mendale yaitu 7.525 tahun lalu.[](bna)

No comments: