Hikmah QS. Ar-Rum Ayat 31 -33 Umat Islam Prihatin atas Mesir

Allah SWT berfirman dalam Surah Ar Rum, 30 : 29 – 33 (Seharusnya umat Islam harus prihatin & berkoreksi diri, introspeksi ; perpecahan telah terjadi selama ribuan tahun yang lalu):
“dhorobalakum matsalam min anfusikum hallakum min maa malakat aymaanukum min syurakaaa fii maa razaqunaakum faantum fiyhi sawaaaun takhofuunahum kakhiyfatikum anfusakum. Kadzaalika nufashshilul aayaati liqawmin ya’qiluuna”
“Dia mengemukakan bagimu perumpamaan mengenai dirimu. Adakah dari orang-orang yang dimiliki tangan kananmu menjadi milik bersama di dalam yang Kami rezekikan kepadamu, yang kamu di dalamnya sama bagiannya, kamu takut kepada mereka seperti ketakutan-mu kepada diri sendiri? Demikian-lah Kami jelaskan Tanda-tanda itu bagi kaum yang berakal.”
Maksud ayat ini mengatakan bahwa apabila seorang majikan dan seorang hamba sahaya tidak sama kedudukannya, walaupun mereka kedua-duanya sama-sama manusia, dan bila sang majikan tidak akan mengajak hambanya menikmati kekayaan dan hartanya, betapa Tuhan, satu-satunya Pencipta dan Penguasa segala sesuatu, dapat dianggap ikut bersama-sama menguasai alam semesta dengan wujud lain?
Kemudian ayat 30-nya:
“Balittaba’alladziyna dhalamuu ahwaa ahum bighoyri ‘ilmin …Faman yahdiy man adhollallahu. Wa maa lahum min naashiriyna”
“Bahkan, orang-orang yang aniaya itu menuruti hawa nafsunya tanpa ilmu. Kemudian siapakah yang dapat yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang dibiarkan sesat oleh Allah? Dan, bagi mereka tidak ada penolong-penolong.”
“Faaqim wajhaka liddiyni haniyfan fithrotallahillatiy fathoronnaasa ‘alayhaa. Laa tabdiyla likholqillahi dzaalikaddiynulqayyimu wa laakinna aktsaronnaasi laa ya’lamuwna”
“Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus. Turutilah fitrat Allah, yang dengannya Dia menciptakan manusia. Tiada perubahan dalam penciptaan Allah. Itulah agama yang kekal, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
“Muniybiyna ilaihi wattaquuhu wa aqiymuushsholaata wa laa takuw nuu minal musyrikiyna”
Tunduklah kamu kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya dan dirikanlah shalat, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik,
“minalladziina farraquu diynahum wa kaa nuu syiya’an. Kullu hizbim bimaa ladayhim farihuuna”
Yaitu, orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi golongan-golongan. Tiap-tiap golongan gembira dengan apa yang ada pada mereka. (QS Ar – Rum, 30 : ayat 33-nya)
Tafsir & Hikmah-nya:
Pengertian adanya golongan-golongan, aliran-aliran dalam perpecahan-perpecahan agama tauhid yang lurus dari sejak zaman lampau s/d masa sekarang ini, bisa terjadi karena adanya penyimpangan-penyimpangan (bid’ah) yang satu sama lain saling memerangi dan menyebabkan sengketa (saling membunuh atas nama agama) di antara mereka, contonya kejadian di Mesir sekarang ini ; padahal hal ini sangatlah bertolak belakang dengan “fitrat Allah dan dinul fitrah”, yang ditanamkan-Nya kepada manusia – “satu agama” yang berakar dalam fitrat manusia, dimana di dalamnya ditanamkan juga (sebagaimana) “Allah SWT itu Esa dan (rasa) kemanusiaan” itu (dijadikan) satu. Dan terhadap fitrat yang Allah SWT, Sang Arsitek Rabbul alamin tanamkan inilah manusia seharusnya berlaku secara naluri dan senantiasa mencari kebenaran fitrat ini serta seharusnya menyesuaikan dirinya (mengikuti ilmu kebenaran tersebut) ; tetapi KEBANYAKAN MANUSIA TIDAK MENGETAHUINYA, HAL INI DITANDASKAN OLEH ALLAH SWT YANG MAHA MENGETAHUI (dalam QS. Ar – Rum ayat 31), Kita mempunyai kewajiban untuk menarbiyati mereka untuk kembali kepada fitrat asal mereka diciptakan,…membuat revolusi terhadap gen-gen mereka menuju kebaikan. Di dalam ‘agama Tauhid yang lurus’ inilah (yang pada masa sekarang direpresentasikan oleh agama Islam), seorang bayi dilahirkan, akan tetapi lingkungannya, cita-cita dan kepercayaan-kepercayaan orang tuanya, serta didikan dan ajaran yang diperolehnya dari mereka itu, kemudian membuat dia Yahudi, Majusi atau Kristen (HR. Bukhari). Dan Allah SWT meminta Kita untuk menghadapkan wajah Kita umat manusia, memfokuskan untuk mencari sumber kebenaran ini, kepada “Al Jama’ah Islam yang lurus dan satu ini, Ahli Sunnah wal Jama’ah Sejati” (tidak bergolong-golongan, sebagai satu Al Jamaah Muslim, yang ada seorang pemimpin, Imam keruhaniannya, seorang Khalifah yang telah dinubuatkan dalam QS. An Nuur, 24: 56). Untuk lebih jelasnya, tentang kepemimpinan yang satu tersebut silahkan download dulu dan baca di link-link:
KONTROVERSI DALAM ISLAM WAHABI ARAB DINASTI AS SAUD
ISLAM ITU BUKAN ARAB, ATAU HABIB-HABIB, APAKAH INI REPRESENTASI “ISLAM SATU YANG LURUS” SESUAI QS. AR-RUM 31 DI ATAS??? LIHAT, BACA DULU DI LINK:
Kalo ingin tahu Dajjal itu apa…(suatu Kaum yg melek, awas mata kiri, duniawi-nya, dgn sgala cara tak peduli ; tp kerohaniannya mati, yang SEBENARNYA menginginkan ISLAM SEJATI HANCUR!!! ).
SUDHKAH TN2, SAUDARA ISLAMKU BACA INI SEMUA??
…INFORMASI INI SEMUA ORANG ISLAM HRS WAJIB TAHU SIAPA MUSUH ISLAM SEBENARNYA, KHUSUSNYA FPI, TEMAN2 MUJAHIDIN DI SELURUH DUNIA KHUSUSNYA DI INDONESIA TERCINTA,…
BAGAIMANA ISLAM AKAN BERJAYA DGN CEPAT JIKA TIDAK ADA NIZAM KHILAFAT?? KHILAFAT TURKI DIBANTAI JUGA OLEH AL SAUD?? INI TAKDIR ALLAH SWT-KAH??? YANG INGIN MENUNJUKKAN BHW KEKHALIFAHAN ROHANI LEBIH KUAT & TDK DPT DIHANCURKAN OLEH KEKUATAN DUNIAWI (aL SAUD, ZIONIS, & ANTEK2NYA DI INDONESIA)????
BAHKAN SATU2NYA KHILAFAT (KHILAFAT ISLAM AHMADIYAH) YG ADA DI DUNIA SEKARANG INI MO DIKHIANATI, DITIKAM OLEH UMAT-nya SENDIRI??? APAKAH Tn2 SEMUA HILANG AKAL & TDK MO NIMBANG2 SAJA, BERPIKIR SEBENTAR SAJA DGN AKAL & RASA, HATI YG DIANUGRAHKAN ALLAH SWT?
Bagaimana Tn2 adakah pendapat yg membela dinasti saud yg jelas mrpkn antek zionis, musuh Kita bersama?? Yang jelas Arab Saudi perlu sekali lagi di Islamkan lagi OLEH MURID-MURID-nya Hz. Imam Mahdi as!!!
13752807161891122651
Mesranya Pemimpin Dinasti Al Saud, antek Zionis
BERPIKIRLAH POSITIF & HUSNUZAN
…BENARLAH KATA ALQUR’AN AR RUM 30: 33 BHW SEMUA GOLONGAN ISLAM MEYAKINI PALING BENAR SENDIRI, Bahkan Muslim yang lebih benar dari kita semua MASING2??…INI HAL YG SANGAT WAJAR, MANUSIAWI…TETAPI SANGAT-LAH BERTENTANGAN DGN KEHENDAK ALLAH SWT BHW AL JAMAAH ISLAM ITU SATU ADANYA, SATU KEPEMIMPINAN ROHANI, SATU “AL KHALIFAH”, JANGAN BERCERAI BERAI.
KITA SEMUA yakin sebenarnya di tiap2 golongan Islam yg jumlahnya 73 golongan merasa yakin dgn seyakin-yakinnya bhw golongan mereka-lah yg paling NGERASA punya PARADIGMA & STRATEGI yg paling baik dlm memajukan & memenangkan Islam secara damai & untuk mengangkat derajat, mensejahterakan umat manusia apapun agamanya secara bermartabat & dalam tempo yang sesingkat singkatnya (itu konteknya “YANG LEBIH BENAR” dari ISLAM Kita semua) ; maka
SARAN KAMI: BERBAGILAH KAMU SEMUA STRATEGI2 YG TERBAIK ANTARA SESAMA GOLONGAN ISLAM…& FASTABIKHUL KHAYRAT,…BERLOMBA-LOMBALAH DALAM KEBAJIKAN, AMAL2 JARIYAH…serta mau berkoreksi diri,melihat KEKURANGAN KE DALAM DIRI MASING2,…
BUKAN MEMPRAKARSAI SESAT & MENYESATKAN, YG BUKAN AJARAN ISLAM RASULULLAH SAW…NABI TERAKHIR, KHATAM, YG TERBAIK. Apakah Tidak ada prestasi Ahmadiyah di dunia internasional yg memuliakan Islam?? Smoga Kita janganlah bertindak NGEYEL, TIDAK ADIL & Fanatik buta…spt gambaran Alqur’an…; JADI LEBIH BAIK BEKERJASAMALAH DLM HAL2 KEBAIKAN UTK MEMBANGUN BANGSA & NEGARA ANTARA UMAT ISLAM & JUGA ANTARA UMAT BERAGAMA !!!.
…SETAHU KAMI AHMADIYAH & STRATEGINYA…HANYA MEMERLUKAN WAKTU 300-AN TAHUN SAJA (348 THN)…MENURUT IMAM MAHDI MUHAMMAD…; BAGAIMANA MENURUT TUAN2, BERAPA LAMA GOLONGAN TN2 AKAN DPT MENCAPAINYA???? KALO TIDAK TAHU TANYALAH KEPADA PEMIMPIN, ULAMA TN2 DULU… & SEHARUSNYA ADA JAWABAN EXACT-NYA DONG SBG “ORANG ALIM” YG PANDANGANNYA DICAHAYAI OLEH ALQUR’AN!!! …aTo ADA BARANGKALI PENDAPAT mui, YG “NGERASA MU’MIN”,… ADAKAH???
JADI KAPAN INDONESIA AKAN MENJADI NEGARA YG MAKMUR & SEJAHTERA KALO PAHAM SESAT & MENYESATKAN MUI…MALAH DISOKONG OLEH NEGARA…& ORANG2 ISLAM YG FANATIK yg KURANG ILMIAH, KURANG ILMU????…jangan2 Ntar NU pasti juga dikatakan SESAT & MENYESATKAN oleh mui karena mempercayai kedatangan Nabi Isa Almasih di akhir zaman tetap sbg Nabi & Rasul walaupun tidak menghapuskan syariat Islam, krn hanya melaksanakan syariat Muhammad saw saja (salah satu haSIL dlm Muktamar ketiga NU)
JADI…SIMPLE SAJA ALASANNYA: Kalo TUHAN PALSU…KELIATAN JELAS..Saudara2 ISLAM-KU. CONTO: menurut Alquran, Hak-nya Allah SWT ttg siapa yg sesat & yg peroleh petunjuk, tidak bisa sampe kapanpun diganti oleh “tuhan MUI” ; Jadi kitab-nya MUI itu “Sadzkirah2 aje” ye Kaya-nya…he..he..he..; & SANGAT-LAH ANEH KOK ADA ORANG2 YG “NGAKU MU’MIN”…MENDUKUNG KE-”tuhanan mui” diatas????
FITNAH BESAR MUI KPD ISLAM AHMADIYAH:
KRN Yang bermasalah adalah Ahmadiyah “VERSI ‘tuhan MUI’ (yang intolerance yg di-kwek2i oleh FPI , FUI dll ; yang telah memfitnah Islam Ahmadiyah & yang memaksa Ahmadiyah supaya keluar dari Islam atau mendirikan agama baru, tapi hal ini tidaklah mungkin dilakukan oleh Ahmadiyah karena memang Ahmadiyah itu benar-benar Islam Sejati !!! buktinya Ahmadiyah bukan hanya meyakini Rukun Iman dan Islam, akan tetapi mengamalkannya dengan sepenuh hati berlandaskan Kitab suci Al-Qur’an). Kelompok intolerance ini TELAH MEMBERIKAN INFORMASI YANG SALAH KEPADA Umat Islam(=MEMFITNAH AHMADIYAH ISLAM SEJATI) bahwa Ahmadiyah itu nabinya Mirza Ghulam Ahmad, kitab sucinya Tazkirah, Kiblatnya ke Qadian India dan lain2nya ; PADAHAL TIDAK DEMIKIAN YANG DIYAKINI OLEH UMAT ISLAM AHMADIYAH!!! misal: Nabi-nya orang Ahmadiyah faktanya YM. Rasulullah Muhammad saw, Kitab Suci-nya: Al-Qur’an, Syahadatnya faktanya sama (tidak seperti Ahmad Moshaddeq yang mempunyai syahadat tersendiri yg akhirnya dipenjara!!!JADI INI HANYA MASALAH PENAFSIRAN SAJA TIDAK MENGURANGI ESENSI ISLAMNYA ITU SENDIRI, KRN POLITISASI GLOBAL DAJJAL JADI INI BISA DIKATEGORIKAN SUBVERSIF, KARENA PADA AKHIRNYA Fatwa-fatwa SESAT & MENYESATKAN MUI (”tuhan MUI”) SEMATA-MATA UTK MENGACAUKAN BANGSA & NEGARA INDONESIA… & SKB telah salah alamat kepada Ahmadiyah “VERSI AHMADIYAH (LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE” karena AHMADIYAH itu BAGIAN ISLAM, dgn syahadat yg sama, mempercayai Rasulullah Muhammad Khatamannabiyyin saw sbg Nabi yg terakhir pembawa syariat AlQur’an, telah menterjemahkannya dlm 100 bahasa (bukan Tadzkiroh lho yg diterjemahkan !! , 99,7% orang Ahmadiyah tidak punya Tadzkiroh tp 100% Orang Islam Ahmadi punya AlQur’an, bahkan punya Alqur’an Depag yg disana terdapat tulisan2 yg mendukung keberhasilan dakwah Ahmadiyah DI AFRIKA, EROPAl), & AHMADIYAH salah satu ORGANISASI SOSIAL NON POLITIK dlm ISLAM…bahkan yg paling modern…krn punya Khalifah sesuai janji Allah SWT dlm surah An Nur : 56.
; KARENA Ahmadiyah mengimani kedatangan Imam Mahdi Muhammad sebagai wujud keitaatan, kesetiaan & bukti kecintaan kepada Islam & Rasulullah Khatamannabiyyin saw…’ Walladzina yu’minuuna bimaa… wa bil akhiratihum yuuqinuun…’ & kepada Al Mahdi pun… Kita telah… bai’at asyhadualla ilahaillallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah…itulah keimanan ISLAM yg utuh yg ditunjukkan dalam AlQur’an, yg tiada keraguan petunjuk utk orang2 yg beriman & bertakwa…yg melakukan amal2 shaleh…pada awal2 surah Al baqarah,… yg tidak membedakan antara Pemimpin Kebenaran yg satu dgn… dgn yang lainnya (membenarkan… & mengimani kedatangan Nabi2 sblm Rasulullah, Rasulullah & …. yi Al Mahdi / Al Masih Mauud); Apabila kita mendapatkan keimanan sejati mk nilainya tak ternilai spt mendtkn harta kekayaan sebanyak langit & bumi…mk carilah Saudara2ku…Hakekat2 Kebenaran Sejati…bukan kebenaran yg semu…
Pada akhirnya, teka-teki yang harus Tn2 sendiri menyelesaikannya, sudahkah Tn2 semua melaksanakan perintah Rasulullah saw untuk mencari & bai’at kepada “Al Jama’ah Islam yang lurus dan satu ini, Ahli Sunnah wal Jama’ah”???
“Hai orang2 Muslim, Imam Mahdi/Isa yang dijanjikan Rasulullah saw itu benar2 sudah datang, inilah “TALI ALLAH” YG SEBENARNYA & wajib hukumnya bergabung dalam Al jamaahnya!!! ini lebih utama, pahalanya lebih besar dari hanya shalat berjamaah di masjid, krn inilah Laylatul Qadr, yang sebenarnya!!!!…Smoga Allah SWT memberikan karunia kepada Saudara2 Islam-ku untuk menyelidiki secara ilmiah & seksama…kemudian menyatakan sami’na wa atha’na kepada perintah Rasulullah saw…apabila Kamu mendengar Imam Mahdi Muhammadi / Isa Ibnu Maryam (Hadist Ibnu Majah) sudah datang maka berbaiatlah Kamu (utk itaat) walaupun menghadapi rintangan yang sebesar gunung es ; DAN SAMPAIKANLAH SALAMKU KEPADA IMAM MAHDI tsb !!!.
Firman Allah : Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah (agama tauhid sejati, Pemimpin ‘Islam Sejati’ & Jamaah Islam Sejati, sebagai langkah awal, pokok perjuangan), dan janganlah kamu bercerai berai (dalam golongan2), dan ingatlah akan nikmat Allah atasmu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, lalu Dia menyatukan hatimu dengan kecintaan antara satu sama lain sehingga dengan nikmat-Nya kamu menjadi bersaudara ; dan kamu dahulu berada di tepi jurang api, kemudian Dia menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah Allah menjelaskan Ayat-ayat-Nya kepadamu, supaya kamu mendapat petunjuk. (QS. Ali Imran 3: 104)
” Kalian diperintahkan dengan lima perkara : Allah memerintahku dalam lima perkara yaitu berjamaah (1), mendengar (2), taat (3), hijrah (4) dan jihad (5), pada jalan Allah. Maka barangsiapa yang keluar dari jamaah satu jengkal saja, berarti dia telah melepaskan ikatan Islam dari lehernya. Mereka (para sahabat) bertanya : Hai Rasulullah, meskipun dia itu shalat, dan shaum ? Rasul menjawab : Ya, meskipun dia itu shaum, shalat, dan mengaku sebagai muslim !” (HR. Abu Dawud 3/322).
Jadi Kewajiban semua orang Islam yg paling pertama & hukumnya wajib & berat ujiannya adalah BERJAMAAH !!!…yg BGMN????…yaitu mencari JAMAAH MILIK, YG DIDIRIKAN OLEH ALLAH TA’ALA (PADA JALAN ALLAH, BUKAN JALAN MUI yg tdk lurus & amanah sebagai ULAMA,…atau ISLAM yang mengajarkan kekerasan). Buktinya apa sbg Jamaahnya Allah SWT, adakah stempelnya???? Ini yang harus kita selidiki bukti2nya!!! Misalnya penafsiran, pengertian (secara kaffah, utuh) tentang ayat “KhatamanNabiyyin” atau pemahaman ilmu Al-Qur’an itu sendiri (lihat note nomer 3 dibawah) ; ayat “KhatamanNabiyyin” seharusnya bukanlah “Penutup Nabi-Nabi” tapi Rasulullah saw merupakan “Nabi yang paling mulia” kedudukan rohaninya & tidak ada nabi-Nabi baik sebelum maupun sesudahnya yang akan menyamai Beliau saw ; ini menjadi salah satu bukti kebenaran Jamaah-Nya Allah SWT yang sejati, karena pengertian ini mengembalikan kepada pengertian semula pemahaman sahabat-sahabat Nabi saw, setelah ribuan tahun ajaran Islam mengalami “tsunami bid’ah” yang menghancurkan sendi-sendi dasar kepemimpinan keruhanian dalam Islam menuju kejayaannya kembali!!!.
Sedangkan Perintah Allah yg sisanya…yaitu : mendengar kpd Imamah Haqqah, Taat pd Pimpinan Khalifah, mengikuti perintah Hijrah & Jihad (Perang sebagai jihad kecil, atau yg lainnya seperti dakwah sebagai jihad yg lbh besar)…itu perintah semuanya dalam kerangka “Jamaah Al Haq” yg telah didirikan Allah SWT &…harus diperintahkan oleh Imam yg haqqah…yang satu dan benar…bukan Imam yang lainnya buatan manusia, yang berorientasi duniawi & politik !!!

Terbukti berdasarkan ayat Al-Qur’an & Hadist bahwa Imam mahdi agama Islam itu pangkatnya Nabi Ummati!!!!
Hai orang2 Islam,…Islam Sejati itu ada, Khalifah tuk org2 mu’min itu benar2 ada…& bai’at itu suatu keharusan & kewajiban bagi orang Islam, tuk kebaikan akheratmu, setelah mempelajarinya & melihat kebenaran Imam Mahdi-Nya, karena Dia itu Al Mahdi/Isa yang dijanjikan Rasulullah saw, yg mana kita ada kewajiban sebagai muslim harus menyampaikan salam Rasulullah saw kepada Beliau.
Bai’at azas fundamental Islam Sejati, yang terlupakan…diatasnya terletak semangat juang, itaat sami’na wa ato’na kepada Pemimpin Islam Sejati, “Hai orang2 Islam, carilah organisasi Islam yang ada bai’atnya sebagai salah satu syarat Ahlus-Sunnah-wal Jamaah, dan bergabunglah…”

Mengimani seorang nabi Allah itu hukumnya wajib (Rukun Iman), Kita tidak boleh membeda-bedakan antara nabi yg satu dgn yg lain ; itaat mengikuti, bai’at kepada Imam Mahdi (derajatnya sbg Nabi Ummati, yang kedudukannya sangat mulia) lebih utama dari menegakkan shalat secara berjamaah sepanjang umur Saudara-Saudara Islam-ku!!!
“Innallaha yuhibbulladziina yuqaatiluuna fii sabiilihi shoffan kaannahum bunyaanum marshush” (61:4) Sesungguhnya Allah lebih menyukai orang-orang yg ‘BERJIHAD’ di jalan-Nya dalam suatu ‘JAMAAH yg satu’, barisan yg teratur yg dipimpin Khalifah…laksana ‘bangunan kokoh’ yg dicor dengan TIMAH…
…Smoga Allah SWT memberikan karunia kepada Saudara2 Islam-ku untuk menyelidiki secara ilmiah & seksama…kemudian menyatakan sami’na wa atha’na kepada perintah Rasulullah saw…apabila Kamu mendengar Imam Mahdi Muhammadi / Isa Ibnu Maryam (Hadist Ibnu Majah) sudah datang maka berbaiatlah Kamu (utk itaat) walaupun menghadapi rintangan yang sebesar gunung es.
…Kaifa antum idza nazalabnu maryam fiikum wa imaamukum minkum…Bagaimana (sikap) kamu (akankah kamu menerima atau menolak) apabila Ibnu Maryam turun di tengah kamu dan Imammu dari antara kamu?(HR. Bukhari)
Kaifa antum idza nazalabnu maryam fiikum faammakum…Bagaimana kamu apabila Ibnu Maryam turun di tengah kamu lalu mengimami (memimpin) kamu? (HR Muslim)
“Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu (TELAH DATANG & ZAHIR-nya NUBUATAN RASUL MUHAMMAD “VISIONER” saw ttg IMAM MAHDI & ISA AKHIR ZAMAN) tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu”. (QS.Az-Zukhruf : 78).
…Smoga sharing ini dapat diambil manfaatnya…jazakallah…
…Wassalamu…‘alaa manittaba’alhuda…...(Surah Tha-Ha : 48) dan selamatlah (SALAM) atas orang-orang yang mengikuti PETUNJUK (ALLAH SWT & RASUL Muhammad KHATAMANNABIYYIN saw)…
REFERENSI-REFERENSI: Sumber2 Ilmu baik Ahmadiyah & non Ahmadiyah.
NOTE :
1. Mohon dibaca dulu HAL-HAL MENDASAR yang diajarkan ISLAM & AL-QUR’AN di DALAM THREAD2 &; bahwa Sejatinya, menurut Al-Qur’an, merupakan hak prerogratif Tuhan YM Kuasa, hanya Allah SWT saja yang tahu siapa yang sesat, menyesatkan, kafir & siapa yang berada dalam petunjuk ; Jadi bukanlah hak para ULAMA!!!. Nabi saw-pun tidak berani, belum pernah ada dalam sejarah memberi conto, mengatakan kepada orang lain,…eh kamu & kaummu juga kaum yang itu, sesat & menyesatkan, bahkan kafir, hanya kami-lah yang paling benar sendiri & tidak mungkin salah (padahal ini hal yang kebenarannya subyektif & perlu diuji & dibuktikan kebenarannya, utamanya dengan Al-Qur’anul Hakiim)!!! camkan itu MUI, ulamauhum!!! Janganlah menjadi ‘tuhan mui’, mempertuhankan diri sendiri!!! Musyrik itu!!! Oleh karena itu Ijma’ para ulama tentang kafir mengkafirkan atau sesat menyesatkan sejatinya TELAH MELANGGAR azas MENDASAR DALAM AYAT SUCI AL-QUR’ANUL HAKIIM!!!, SEHINGGA SANGAT JELAS HARAM HUKUMNYA, jika memprakarsai tuk pertamakali!!!, ; bukan hanya ijma’ ulamauhum tersebut tidak ada artinya & tidak dapat dijadikan hujjah, panduan bagi UMAT ISLAM. Hadist-pun tidak membenarkannya.

Tak ada salahnya tuk safety kerohanian Kita, Kita bai’at dulu kpd seseorang yg telah mengumumkan kpd dunia bhw dirinya adalah Al Mahdi Islam yg dijanjikan Rasulullah saw ; jk ternyata salah mk dosanya ditanggung orang yg mendakwakan tsb!!! (Ini sesuai & didukung oleh ayat Al-Qur’an (Q.S. Al-Mu’min, 40 : 29)!!! dan juga @ link: http://www.thejakartapost.com/news/2013/06/07/your-letters-curbing-ahmadiyah.html ; dalam salah satu thread kesimpulan pembaca “yg dianggap hakikat” ternyata telah dibantah oleh Opini pembaca yg lain!!! Silahkan nilai sendiri mana yg benar!!!!
2. Jika yakin orang lain itu sesat maka seharusnya janganlah dikatakan keluar dari mulut kita SEBAGAI PRAKARSA AWAL, katakan saja di dalam hati Saudara-Saudara sendiri, sekencang-kencangnya, , , , ,karena nantinya akan bermasalah apabila dikeluarkan pesan tersebut di domain publik, kecuali Tn. seorang Nabi (representasi Tuhan) atau Tuhan itu sendiri,…Nabikah Saudara-Saudara??? yang pasti benar???…dan harus siap menjelaskan klaim tersebut secara ilmiah berdasarkan utamanya Al-Qur’anul Hakiim. Sebaliknya yang tertuduh-pun mempunyai hak jawab untuk membuktikan kebenarannya berdasarkan ukuran-ukuran yang dapat diterima kedua belah pihak misal: Al-Qur’anul Hakiim, Injil.
3. Penulisan nomor ayat Al-Qur’an dalam seluruh review Kami di Kompasiana, berdasarkan Hadist Nabi Besar Al-Mushthafa Muhammad saw, riwayat sahabah Ibnu Abbas ra, yang menunjukkan bahwa setiap basmalah pada tiap awal surah adalah ayat pertama surat itu. “Kaanaanabiyyu shollallahu ‘alayhi wasallama laa ya’rifu fashlassuuroti hatta yanzila ‘alayhi bismillahirrohmaanirrohiymi…”, artinya: Nabi saw tidak mengetahui pemisahan antara surat itu sehingga bismilaahir-rahmaanir-rahiim turun kepadanya.” (HR. Abu Daud, “Kitab Shalat” ; dan Al-Hakim dalam “Al-Mustadrak”).
…All The Stage & material will be revising against Mr.Time & when is needed…Jazakallah…

K Waras


No comments: