Bangunan Kuno Asia yang Mengagumkan

borobudur 1Di bawah ini beberapa cuplikan bangunan-bangunan kuno yang megah dan tak terhitung jumlahnya di wilayah Asia.
1. Tibet: Istana Potala
Pembangunan Istana Potala dimulai pada tahun 1645. Terdiri dari 13 tingkat, dan memiliki 1.000 kamar, 10.000 kuil dan sekitar 200.000 patung. Secara historis, Istana Potala adalah kediaman pe­mimpin Tibet, Dalai Lama.
Na­mun, hari ini Istana Potala telah menjadi museum, berisi puluhan ribu peninggalan budaya yang be­ragam, yang terbaik dari kesenian Tibet, dan lukisan dinding yang megah, yang semuanya memberi­kan bukti material sejarah tentang Tibet.
istana potalaMempunyai ketinggian lebih dari 3.700 meter di atas permukaan laut, dengan demikian Istana Potala menjadi istana yang tertinggi di dunia.
2. Bhutan: Biara Taktsang
Biara Taktsang yang juga dikenal sebagai Sarang Macan, pertama kali dibangun pada tahun 1692, terletak di tebing dengan ketinggian sekitar 900 meter di atas Lembah Paro. Biara Buddha suci ini memiliki sejarah kuno sebagai tempat pertapaan oleh para biarawan.
Jika Anda memutus­kan untuk mengunjunginya, pastikan untuk membawa air yang cukup selama dalam perjalanan. Saat siang hari, cuacanya cukup panas, sehing­ga dianjurkan untuk membawa alat-alat pendakian yang ringan.
Biara TaktsangNamun pastikan juga Anda membawa beberapa pakaian yang berlengan, karena orang-orang tidak diizinkan untuk memasuki biara apabila mengena­kan pakaian yang terlalu banyak mempertontonkan kulit tubuh.
3. Burma: Pagoda Shwezigon
Pagoda Shwezigon selesai dibangun pada tahun 1102. Pagoda ini diyakini mengabadikan tulang dan gigi Buddha Gautama. Dalam legenda dikatakan bahwa Raja Anawrahta meminta relik gigi Buddha dari Sri Lanka.
Ketika gigi tiba di pantai, raja memutuskan menerimanya dengan berjalan masuk ke dalam air hingga setinggi leher, kemudian raja memerintahkan untuk mengabadikan relik tersebut dalam pagoda.
Pagoda ShwezigonDemi kepentingan semua orang, oleh raja relik tersebut ditempatkan di bagian belakang gajah putih dan berkata, "Semoga gajah putih saya bersujud pada tempat di mana relik gigi itu ingin berdiam." Dan karena itulah, Pagoda Shwezigon kini ter­letak di tempat dimana kepala ga­jah putih tersebut membungkuk.
4. Thailand: Ayutthaya
Meskipun tidak berstruktur tunggal, Ayutthaya adalah sebuah Kerajaan Siam yang berdiri antara tahun 1351 – 1767, dan memiliki koleksi bangunan-bangunan kuno yang megah.
Ayutthaya adalah bekas ibukota Thailand, yang ke­mudian dikenal sebagai Siam.
AyutthayaPada akhir abad ke-18, Ayutthaya diang­gap sebagai kekuatan terkuat di Asia Tenggara. Terletak hanya satu jam perjalanan dari Bangkok, dan hingga hari ini tetap menjadi tujuan wisata yang sangat populer.
5. Kamboja: Kuil Angkor
Kuil Angkor menarik sekitar 2 juta pengunjung setiap tahun­nya. Bisa dikatakan sebagai monumen tunggal terbesar di dunia keagamaan, yang membentang dengan luas lebih dari 400 km persegi.
Candi utamanya, Angkor Wat, dibangun antara tahun 1113 dan 1150 oleh Raja Suryavarman II dan kini telah muncul sebagi lambang pada bendera Kamboja.
6. Indonesia: Borobudur
Borobudur dibangun pada abad ke-9 sebagai Candi Buddha di Pulau Jawa. Diperkirakan pembangunan Kuil AngkorBorodubur memakan waktu 75 ta­hun untuk dapat diselesaikan.
Situs ini menjadi tuan rumah bagi 504 pa­tung Buddha, ditemukan setelah tersembunyi di bawah abu vulkanik dan kawasan hutan selama berabad-abad.
Borobudur telah mengalami restorasi yang luar biasa dan sekarang men­jadi tujuan wisata paling populer di Indonesia dan bahkan telah ber­hasil masuk ke Guinness Book of World Records sebagai situs arke­ologi Buddha terbesar di dunia. (epochtimes/ajg/ran)

No comments: