Freemason dalam Kaitannya dengan Zionisme dan Judaisme
Saya menulis topik ini bukanlah untuk menimbulkan kebencian terhadap bangsa Yahudi. Saya berpendapat semua suku bangsa diciptakan oleh Tuhan adalah sesuai dengan firman-Nya yaitu untuk saling mengenal dan menjalin silaturahim. Artikel dibawah ini saya peroleh dari situs disebelah yang ditulis oleh The Ferret. Ringkasan terjemahannya serta komentar saya dapat Kompasiner ikuti sbb:
“Banyak sudah yang diberitakan mengenai bangsa Yahudi, terutama pengaruh Zionis pada kegiatan Freemason. Beberapa anggota Freemason pada level rendahan mengetahui hubungan ini, apalagi kalau member tersebut adalah beragama Katholik atau Protestan”
Komentar saya: Mungkin saja tapi beberapa Paus yang terpilih di Vatikan melarang ummatnya menjadi anggota Freemason, demikian juga ummat Protestan (sumber Wikipedia tentang Freemasonry). Tetapi Freemason tidak menolak ummat Katolik atau Protestan untuk menjadi anggota Fremasonry.
“Sekarang sama seperti yang lalu, Pemimpin2 zionis dunia dan orang2 yang mempunyai posisi yang berpengaruh dalam organisasi Freemason, bergerak dengan untuk membentuk revolusi dunia, guna membentuk Satu Gereja Dunia (One World Church) dan Satu Pemerintahan Dunia (One World Government). Beberapa perkumpulan eksklusif Masonic adalah orang2 Yahudi, yang mengendalikan B’nai B’rith Lodges- Ibu dari organisasi yang terkenal dan sangat berbahaya yaitu Anti-Defamation League (ADL).”
Komentar saya: Sepertinya kesimpulan ini tidak pas karena Paus menerbitkan berbagai Canonical Law, yang tidak merekomendasikan ummatnya menjadi anggota Fremasonry, kecuali secara diam-diam. ADL ini adalah suatu organisasi yang berjuang untuk membela orang Yahudi dari berbagai diskriminasi dan ejekan dari pihak2 yang membenci orang Yahudi (anti-semitism)
“ADL adalah alat dari pemerintah asing (israel?) yang dibiarkan pemerintah Amerika untuk beroperasi diwilayah daratan Amerika. Meskipun organisasi ini melakukan hal2 yang illegal untuk keperluan Masonic dan Lobi Zionis di Washington, dan dikategorikan sebagai terorist oleh FBI, Pemerintah Amerika menolak untuk mengurangi kekuatan ADL dan mengawasi operasi subersif dan kegiatan sabotase mereka”
Komentar saya: Memang ada kasus hukum dimana ADL mengumpulkan data pribadi dari hampir 10.000 penduduk Amerika yang berpengaruh dan terkenal. Mereka dikenai tuntutan hukum tapi hanya sampai membayar denda dan tidak dikenakan pembubaran dan anggotanya tidak pula dipenjara (sumber wikipedia)
“Sepuluh tahun yang lalu, Freemasonry mempunyai 16 President dari berbagai organisasi penting di Amerika, 41 hakim, 14 anggota Judiciary Commitee dan 18 Senator. Seseorang bisa mengira saat ini berapa jumlah mereka bertambah secara signifikan dalam birokrasi pemerintahan Amerika Serikat. George Bush (mantan presiden Amerika) pernah mengakui menjadi anggota Skull & Bones, organisasi sosial yang bersifat rahasia, yang didikan pada tahun 1932. Banyak anggota ini menjadi figur yang berpengaruh di Wall Street dan Capitol Hills, termasuk Bill Clinton”
“Masonry adalah institusi yang didikan oleh orang Yahudi, yang sejarahnya,derajat,simbol,password dan penjelasannya adalah Jewish dari pertama hingga terakhir” (di kuotasi dari Gregor Shwarzt Bostunitch: die Freimaurerei, 1928; The Secret Powers Behind Revolution, by Vicomte Leon De Poncins, page 101)”
Komentar saya: Memang etnis Yahudi yang jumlahnya hanya 3% dari penduduk Amerika Serikat tapi menguasai 10% dari jumlah anggota senat dan 2 dari 9 dari jumlah anggota hakim Mahkamah Agung. Mayoritas senat di Amerika, sekitar 80% mendukung Israel dan semua kemauan Israel. Ini beberapakali ditunjukkan dalam keputusan Senat dan membuat perdamaian di Timur Tengah menjadi sulit (Sumber: Pernyataan Senator William J. Fullbright)
” Buku referensi berjudul “10.000 Freemasons yang terkenal” antara lain memuat 2 orang dari keluarga Rothschild, James Meyer Rothschild dan Meyer Amschel Rothschild. Nathan, the second son of Meyer juga masuk dalam daftar ini. Meyer Rothschild adalah pendiri dinasti bisnis keluarga Rothschild yang terkenal dengan slogannya: “Berikan kepadaku hak untuk menerbitkan dan menctak uang nasional/negara, dan saya tidak peduli siapapun yang dapat membuatnya menjadi Undang-Undang”"
Komentar saya: Nathan adalah salah seorang anggota keluarga Rothschild yang berseberangan dengan ARB dalam kasus Bumi. Apakah ngototnya ARB meminta jatah kursi di pemerintahan Prabowo-Hatta dalam rangka menaikkan posisi daya tawarnya dengan Nathan Rothschild untuk penyelesaian sengketa Bumi? Wallahu a’lam bissawab.
“Sebagai catatan faktual, tingkat kontrol Yahudi terhadap masyarakat Amerika baik dibidang politik, media maupun agama terus meningkat. Yahudi menguasai 50% posisi kabinet pemerintahan Amerika, memegang posisi directorship CIA dan FBI. Fakta juga menunjukkan bahwa penunjukkan pos2 penting di Kedubes Amerika diberbagai belahan dunia termasuk posisi-posisi penting dalam pemerintahan Amerika adalah warga Amerika berdarah Yahudi.”
Komentar saya: Memang Yahudi tidak saja menguasai politik Amerika tetapi juga dunia keuangan Amerika yang berpusat di Wall Street. Salomon Brothers, Goldmansach, Merryl Lynch, Smith and Barney,Falcon, Citigroup, Bank of America sebagian besar saham dan CEO-nya adalah orang-orang Yahudi. Supermarket ”Giant” di Inggris adalah milik orang Yahudi, gak tahu apakah “Giant” di Indonesia juga milik orang Yahudi.
“Orang2 Yahudi baik secara sendiri-sendiri maupun terorganisasi merekonstruksi realitas dan memberlakukan moralitas berdasarkan kebutuhannya untuk melakukan perusakan secara total kebudayaan kristen/katholik. Usaha untuk memisahkan agama dan gereja atau proses sekularisasi adalah bagian dari politik Yahudi. Mereka mendorong liberalisasi dalam semua bidang. Semua ahli hukum,hakim,pengacara, jaksa, dokter, psikiatrist, aktor, film director, jurnalis,reporter, politisi, high level government official, kita saksikan di TV, terlihat parade barisan mendorong gagasan liberalisme disegala bidang, semuanya membawa nama dan label Yahudi”.
Komentar saya: ” Memang sih orang Yahudi itu semuanya pintar dan “smart”. Para pengambil kebijakan di Washington, mostly adalah orang Yahudi, baik yang ada di pemerintahan senat maupun Kongres. Ketika Amerika berperang sebagian komandan perang dan jendral2 nya orang yahudi. Sementara para prajurit,kopral dan sersan sebagian besar adalah orang hitam (afrika-amerika) dan hispanic (yang berasal dari Amerika Latin). Gagasan ekonomi liberal,neo-libs,WTO dan WB,IMF adalah gagasan orang2 Yahudi. Ekonomi liberal yang dipandu dengan paham kapitalis adalah gagasan Yahudi untuk menguasai ekonomi dan politik dunia melalui polisi dunia yaitu Amerika”
“Persoalan serius di republik kita adalah pemerintahan “invisible” (tak berbentuk) seperti gurita raksasa yang belalainya mencengkram kota,negara bagian dan pemerintah federal. Seperti pada kehidupan Gurita Raksasa yang nyata, beroperasi dibawah kendali layar kaca. Di otak Gurita raksasa tersebut ada kepentingan Rockefeller Standard Oil dan Bank-bank besar yang disebut International Bankers, secara virtual menjalankan Pemerintahan Amerika Serikat untuk tujuan mereka yang ” selfish atau self-centered” dan pro-Yahudi, bukan untuk rakyat Amerika. Mereka (Yahudi) practically mengontrol dua partai besar, Democrat dan Republic”(New York City Mayor, John F.Hylan,1922).
Komentar saya: Tidak pelak lagi dan bukan rahasia umum bahwa Amerika Serikat dibawah kontrol penuh orang Yahudi Amerika sehingga Israel bisa berbuat semaunya mendikte negara-negara Arab dan Palestina. Sampai dunia kiamat, settingan ini tidak akan berubah. Putin, Russia, belajar banyak dari sejarah ini. Putin sangat dendam kepada orang Yahudi karena yang memecah belah Uni-Sovyet adalah kerjaan orang Yahudi Amerika. Putin dengan sigap dan cekatan mengusir Yahudi kaya dari Russia dan memblokir Yahudi untuk tidak masuk kewilayah politik. Pelajaran dari apa yang terjadi di Amerika adalah guru yang terbaik bagi Russia.
” Yahudi mengontrol 90 % komunitas bisnis perbankan dunia. Yahudi juga mengontrol 90% pasar emas dan berlian dunia. Nama seperti Goldstein,Silverstein,Pearlstein,Rubinstein menguasai high level multi-billion dollar jewelry bisnis. Mereka mengontrol Holywood dan media TV dimana-mana termasuk Channel Fox di Indonesia. Mereka sekarang menguasai Principal Christian Publishing House di Amerika Serikat, membiayai penerbitan Bible dan dakwah dari Evangelical Bible College, baik langsung maupun tidak langsung. Terlebih lagi, mereka berhasil memasukkan para Pendeta Yahudi (Jewish Rabbis) kedalam sekolah2 seminari penting diberbagai belahan dunia termasuk di Australia”
Komentar saya: Semua yang dikemukakan oleh The Ferret, penulis salah satu situs penting di Australia, meskipun tidak 100% benar, tetapi perlu diwaspadai oleh kita semua. Di jaman global ini, intervensi asing sulit ditolak, serbuan asing tidak hanya dalam bentuk produk2 canggih tetapi juga serbuan budaya mereka yang belum tentu cocok dengan budaya bangsa kita. Kita perlu menjaga akidah anak2 kita agar senantiasa selalu memelihara rasa hormat kepada agama, orang tua dan para leluhur. Mari kita menjaga keluarga kita dengan hati-hati dan memohon kepada Tuhan, agar dikaruniakan generasi yang lebih baik dimasa-masa mendatang yaitu suatu generasi yang memelihara teguh nilai-nilai spiritual, berfokus kepada karya dan pengabdian kepada sesama bukan budaya hedonisme yang menjunjung materialisme dan egosentrisme.
Salam,
AJ.
“Banyak sudah yang diberitakan mengenai bangsa Yahudi, terutama pengaruh Zionis pada kegiatan Freemason. Beberapa anggota Freemason pada level rendahan mengetahui hubungan ini, apalagi kalau member tersebut adalah beragama Katholik atau Protestan”
Komentar saya: Mungkin saja tapi beberapa Paus yang terpilih di Vatikan melarang ummatnya menjadi anggota Freemason, demikian juga ummat Protestan (sumber Wikipedia tentang Freemasonry). Tetapi Freemason tidak menolak ummat Katolik atau Protestan untuk menjadi anggota Fremasonry.
“Sekarang sama seperti yang lalu, Pemimpin2 zionis dunia dan orang2 yang mempunyai posisi yang berpengaruh dalam organisasi Freemason, bergerak dengan untuk membentuk revolusi dunia, guna membentuk Satu Gereja Dunia (One World Church) dan Satu Pemerintahan Dunia (One World Government). Beberapa perkumpulan eksklusif Masonic adalah orang2 Yahudi, yang mengendalikan B’nai B’rith Lodges- Ibu dari organisasi yang terkenal dan sangat berbahaya yaitu Anti-Defamation League (ADL).”
Komentar saya: Sepertinya kesimpulan ini tidak pas karena Paus menerbitkan berbagai Canonical Law, yang tidak merekomendasikan ummatnya menjadi anggota Fremasonry, kecuali secara diam-diam. ADL ini adalah suatu organisasi yang berjuang untuk membela orang Yahudi dari berbagai diskriminasi dan ejekan dari pihak2 yang membenci orang Yahudi (anti-semitism)
“ADL adalah alat dari pemerintah asing (israel?) yang dibiarkan pemerintah Amerika untuk beroperasi diwilayah daratan Amerika. Meskipun organisasi ini melakukan hal2 yang illegal untuk keperluan Masonic dan Lobi Zionis di Washington, dan dikategorikan sebagai terorist oleh FBI, Pemerintah Amerika menolak untuk mengurangi kekuatan ADL dan mengawasi operasi subersif dan kegiatan sabotase mereka”
Komentar saya: Memang ada kasus hukum dimana ADL mengumpulkan data pribadi dari hampir 10.000 penduduk Amerika yang berpengaruh dan terkenal. Mereka dikenai tuntutan hukum tapi hanya sampai membayar denda dan tidak dikenakan pembubaran dan anggotanya tidak pula dipenjara (sumber wikipedia)
“Sepuluh tahun yang lalu, Freemasonry mempunyai 16 President dari berbagai organisasi penting di Amerika, 41 hakim, 14 anggota Judiciary Commitee dan 18 Senator. Seseorang bisa mengira saat ini berapa jumlah mereka bertambah secara signifikan dalam birokrasi pemerintahan Amerika Serikat. George Bush (mantan presiden Amerika) pernah mengakui menjadi anggota Skull & Bones, organisasi sosial yang bersifat rahasia, yang didikan pada tahun 1932. Banyak anggota ini menjadi figur yang berpengaruh di Wall Street dan Capitol Hills, termasuk Bill Clinton”
“Masonry adalah institusi yang didikan oleh orang Yahudi, yang sejarahnya,derajat,simbol,password dan penjelasannya adalah Jewish dari pertama hingga terakhir” (di kuotasi dari Gregor Shwarzt Bostunitch: die Freimaurerei, 1928; The Secret Powers Behind Revolution, by Vicomte Leon De Poncins, page 101)”
Komentar saya: Memang etnis Yahudi yang jumlahnya hanya 3% dari penduduk Amerika Serikat tapi menguasai 10% dari jumlah anggota senat dan 2 dari 9 dari jumlah anggota hakim Mahkamah Agung. Mayoritas senat di Amerika, sekitar 80% mendukung Israel dan semua kemauan Israel. Ini beberapakali ditunjukkan dalam keputusan Senat dan membuat perdamaian di Timur Tengah menjadi sulit (Sumber: Pernyataan Senator William J. Fullbright)
” Buku referensi berjudul “10.000 Freemasons yang terkenal” antara lain memuat 2 orang dari keluarga Rothschild, James Meyer Rothschild dan Meyer Amschel Rothschild. Nathan, the second son of Meyer juga masuk dalam daftar ini. Meyer Rothschild adalah pendiri dinasti bisnis keluarga Rothschild yang terkenal dengan slogannya: “Berikan kepadaku hak untuk menerbitkan dan menctak uang nasional/negara, dan saya tidak peduli siapapun yang dapat membuatnya menjadi Undang-Undang”"
Komentar saya: Nathan adalah salah seorang anggota keluarga Rothschild yang berseberangan dengan ARB dalam kasus Bumi. Apakah ngototnya ARB meminta jatah kursi di pemerintahan Prabowo-Hatta dalam rangka menaikkan posisi daya tawarnya dengan Nathan Rothschild untuk penyelesaian sengketa Bumi? Wallahu a’lam bissawab.
“Sebagai catatan faktual, tingkat kontrol Yahudi terhadap masyarakat Amerika baik dibidang politik, media maupun agama terus meningkat. Yahudi menguasai 50% posisi kabinet pemerintahan Amerika, memegang posisi directorship CIA dan FBI. Fakta juga menunjukkan bahwa penunjukkan pos2 penting di Kedubes Amerika diberbagai belahan dunia termasuk posisi-posisi penting dalam pemerintahan Amerika adalah warga Amerika berdarah Yahudi.”
Komentar saya: Memang Yahudi tidak saja menguasai politik Amerika tetapi juga dunia keuangan Amerika yang berpusat di Wall Street. Salomon Brothers, Goldmansach, Merryl Lynch, Smith and Barney,Falcon, Citigroup, Bank of America sebagian besar saham dan CEO-nya adalah orang-orang Yahudi. Supermarket ”Giant” di Inggris adalah milik orang Yahudi, gak tahu apakah “Giant” di Indonesia juga milik orang Yahudi.
“Orang2 Yahudi baik secara sendiri-sendiri maupun terorganisasi merekonstruksi realitas dan memberlakukan moralitas berdasarkan kebutuhannya untuk melakukan perusakan secara total kebudayaan kristen/katholik. Usaha untuk memisahkan agama dan gereja atau proses sekularisasi adalah bagian dari politik Yahudi. Mereka mendorong liberalisasi dalam semua bidang. Semua ahli hukum,hakim,pengacara, jaksa, dokter, psikiatrist, aktor, film director, jurnalis,reporter, politisi, high level government official, kita saksikan di TV, terlihat parade barisan mendorong gagasan liberalisme disegala bidang, semuanya membawa nama dan label Yahudi”.
Komentar saya: ” Memang sih orang Yahudi itu semuanya pintar dan “smart”. Para pengambil kebijakan di Washington, mostly adalah orang Yahudi, baik yang ada di pemerintahan senat maupun Kongres. Ketika Amerika berperang sebagian komandan perang dan jendral2 nya orang yahudi. Sementara para prajurit,kopral dan sersan sebagian besar adalah orang hitam (afrika-amerika) dan hispanic (yang berasal dari Amerika Latin). Gagasan ekonomi liberal,neo-libs,WTO dan WB,IMF adalah gagasan orang2 Yahudi. Ekonomi liberal yang dipandu dengan paham kapitalis adalah gagasan Yahudi untuk menguasai ekonomi dan politik dunia melalui polisi dunia yaitu Amerika”
“Persoalan serius di republik kita adalah pemerintahan “invisible” (tak berbentuk) seperti gurita raksasa yang belalainya mencengkram kota,negara bagian dan pemerintah federal. Seperti pada kehidupan Gurita Raksasa yang nyata, beroperasi dibawah kendali layar kaca. Di otak Gurita raksasa tersebut ada kepentingan Rockefeller Standard Oil dan Bank-bank besar yang disebut International Bankers, secara virtual menjalankan Pemerintahan Amerika Serikat untuk tujuan mereka yang ” selfish atau self-centered” dan pro-Yahudi, bukan untuk rakyat Amerika. Mereka (Yahudi) practically mengontrol dua partai besar, Democrat dan Republic”(New York City Mayor, John F.Hylan,1922).
Komentar saya: Tidak pelak lagi dan bukan rahasia umum bahwa Amerika Serikat dibawah kontrol penuh orang Yahudi Amerika sehingga Israel bisa berbuat semaunya mendikte negara-negara Arab dan Palestina. Sampai dunia kiamat, settingan ini tidak akan berubah. Putin, Russia, belajar banyak dari sejarah ini. Putin sangat dendam kepada orang Yahudi karena yang memecah belah Uni-Sovyet adalah kerjaan orang Yahudi Amerika. Putin dengan sigap dan cekatan mengusir Yahudi kaya dari Russia dan memblokir Yahudi untuk tidak masuk kewilayah politik. Pelajaran dari apa yang terjadi di Amerika adalah guru yang terbaik bagi Russia.
” Yahudi mengontrol 90 % komunitas bisnis perbankan dunia. Yahudi juga mengontrol 90% pasar emas dan berlian dunia. Nama seperti Goldstein,Silverstein,Pearlstein,Rubinstein menguasai high level multi-billion dollar jewelry bisnis. Mereka mengontrol Holywood dan media TV dimana-mana termasuk Channel Fox di Indonesia. Mereka sekarang menguasai Principal Christian Publishing House di Amerika Serikat, membiayai penerbitan Bible dan dakwah dari Evangelical Bible College, baik langsung maupun tidak langsung. Terlebih lagi, mereka berhasil memasukkan para Pendeta Yahudi (Jewish Rabbis) kedalam sekolah2 seminari penting diberbagai belahan dunia termasuk di Australia”
Komentar saya: Semua yang dikemukakan oleh The Ferret, penulis salah satu situs penting di Australia, meskipun tidak 100% benar, tetapi perlu diwaspadai oleh kita semua. Di jaman global ini, intervensi asing sulit ditolak, serbuan asing tidak hanya dalam bentuk produk2 canggih tetapi juga serbuan budaya mereka yang belum tentu cocok dengan budaya bangsa kita. Kita perlu menjaga akidah anak2 kita agar senantiasa selalu memelihara rasa hormat kepada agama, orang tua dan para leluhur. Mari kita menjaga keluarga kita dengan hati-hati dan memohon kepada Tuhan, agar dikaruniakan generasi yang lebih baik dimasa-masa mendatang yaitu suatu generasi yang memelihara teguh nilai-nilai spiritual, berfokus kepada karya dan pengabdian kepada sesama bukan budaya hedonisme yang menjunjung materialisme dan egosentrisme.
Salam,
AJ.




No comments:
Post a Comment