2 Langgam Candi di Jawa


1410048039729602327
Candi Bajangratu, Trowulan kental gaya Jawa Timuran
Hampir di semua sudut pulau Jawa terdapat candi. Bangunan suci Agama Hindu dan Budha yang dibangun dalam rentang abad 8 Masehi - 15 masehi. Persebaran paling banyak ada di wilayah Jawa bagian Tengah dan Timur. Maka, dari hasil penelitiannya, R. Soekmono menggolongkan candi-candi di Jawa dalam dua langgam (gaya arsitektur): Langgam Jawa Tengah-an dan Langgam Jawa Timur-an.
Langgam Jawa Tengah
Langgam Jawa Tengah mempunyai ciri penting, antara lain (1) bentuk bangunan tambun (2) atap candi berundak-undak (3) gawang pintu dan relung berhiaskan Kala-Makara (4) Reliefnya timbul agak tinggi (tebal) dan dilukis naturalis (5) letak candi di tengah halaman. Contoh yang baik untuk candi berlanggam Jawa Tengah ini misalnya Candi Loro Jonggrang dan Candi Banyunibo. Begitu juga dengan kelompok candi di Dataran Tinggi Dieng, kental langgam Jawa Tengah-nya. Candi-candi langgam Jawa Tengah diperkirakan dibangun antara abad ke-8 sampai ke-10 M.
1410048101729381996
Tambun khas Jawa Tengah

1410048761278798977
Relief Tebal ciri gaya Jawa Tengah
Candi Loro Jonggrang, Banyunibo, Candi Mendut atau kelompok Candi Dieng memang ada di Jawa Tengah, otomatis termasuk candi langgam Jawa Tengah. Namun, di Jawa Timur ternyata juga terdapat candi-candi berlanggam Jawa Tengah. Misalnya Candi Badut, dekat Dinoyo, Kota Malang.
Tentu saja tidak semua candi era Klasik Tua (abad 8-10M) berciri seperti diuraikan di atas. Jika dicermati, ternyata banyak ditemui candi yang dibangun tidak disebuah pelataran yang luas. Candi dibangun dan ditempatkan di lokasi-lokasi terpencil yang dianggap suci. Dekat mata air seperti Candi Songgoriti di Kota Batu, yang diperkirakan juga peninggalan abad ke-10 M. Dilihat dari ciri arsitekturalnya, Candi Songgoriti layak digolongkan sebagai petirtaan (patirthan) semacam pemandian.
14100484302129384528
Candi Songgoriti, dibangun di atas sumber air panas


14100482471616611947
Petirtaan Jalatunda, menempel di lereng gunung yang mempunyai mata air

1410048320693947755
Petirtaan Belahan, di Lereng timur Penanggungan dengan pancuran air yang deras

Begitu juga halnya Petirtaan Jalatunda di Lereng Barat Gunung Penanggungan dan Petirtaan Belahan di lereng Timur Gunung Penanggungan yang juga merupakan karya besar dari abad ke-10, jaman Pu Sindok sampai Airlangga. Jadi, sesaat setelah terjadi bencana dahsyat di Jawa Tengah, terjadi eksodus besar-besaran kerabat raja dan penduduk Mataram Kuno yang berkedudukan di Magelang ke Jawa Timur, mendirikan kerajaan baru yang berpusat di Jombang.
Langgam Jawa Timur
Candi berlanggam Jawa Timur berciri antara lain (1) bentuk bangunannya tinggi ramping (2) atapnya merupakan perpaduan tingkatan (3) Tidak ada makara, pintu dan relung hanya ambang atas yang diberi kepala Kala (4) Reliefnya tipis dengan lukisan simbolis mirip wayang kulit (5) letak candi ada di bagian belakang halaman. Contoh yang sangat pas untuk candi langgam Jawa Timur adalah Candi Jawi dan Candi Singosari.
1410048541839416137
Ramping, tinggi menjulang dengan atap bertingkat makin mengecil, khas Jawa Timur-an

1410048562988822571
Kepala Kala di Ambang Atas Pintu dan relung
Secara kasat mata, hampir semua candi-candi di Jawa Timur menunjukkan ciri-ciri seperti yang diuraikan di atas. Namun jika dicermati, ada perbedaan-perbadaan yang mencolok dari beberapa candi. Untuk itu, Doktor Agus Aris Munandar mengkategorikan 5 Gaya candi di Jawa Timur. Bersambung..
14100486391960261431
Relief tipis khas Jawa Timur-an
Teguh H

No comments: