2 Langgam Candi di Jawa
Candi Bajangratu, Trowulan kental gaya Jawa Timuran
Langgam Jawa Tengah
Langgam Jawa Tengah mempunyai ciri penting, antara lain (1) bentuk bangunan tambun (2) atap candi berundak-undak (3) gawang pintu dan relung berhiaskan Kala-Makara (4) Reliefnya timbul agak tinggi (tebal) dan dilukis naturalis (5) letak candi di tengah halaman. Contoh yang baik untuk candi berlanggam Jawa Tengah ini misalnya Candi Loro Jonggrang dan Candi Banyunibo. Begitu juga dengan kelompok candi di Dataran Tinggi Dieng, kental langgam Jawa Tengah-nya. Candi-candi langgam Jawa Tengah diperkirakan dibangun antara abad ke-8 sampai ke-10 M.
Tambun khas Jawa Tengah
Relief Tebal ciri gaya Jawa Tengah
Tentu saja tidak semua candi era Klasik Tua (abad 8-10M) berciri seperti diuraikan di atas. Jika dicermati, ternyata banyak ditemui candi yang dibangun tidak disebuah pelataran yang luas. Candi dibangun dan ditempatkan di lokasi-lokasi terpencil yang dianggap suci. Dekat mata air seperti Candi Songgoriti di Kota Batu, yang diperkirakan juga peninggalan abad ke-10 M. Dilihat dari ciri arsitekturalnya, Candi Songgoriti layak digolongkan sebagai petirtaan (patirthan) semacam pemandian.
Candi Songgoriti, dibangun di atas sumber air panas
Petirtaan Jalatunda, menempel di lereng gunung yang mempunyai mata air
Petirtaan Belahan, di Lereng timur Penanggungan dengan pancuran air yang deras
Langgam Jawa Timur
Candi berlanggam Jawa Timur berciri antara lain (1) bentuk bangunannya tinggi ramping (2) atapnya merupakan perpaduan tingkatan (3) Tidak ada makara, pintu dan relung hanya ambang atas yang diberi kepala Kala (4) Reliefnya tipis dengan lukisan simbolis mirip wayang kulit (5) letak candi ada di bagian belakang halaman. Contoh yang sangat pas untuk candi langgam Jawa Timur adalah Candi Jawi dan Candi Singosari.
Ramping, tinggi menjulang dengan atap bertingkat makin mengecil, khas Jawa Timur-an
Kepala Kala di Ambang Atas Pintu dan relung
Relief tipis khas Jawa Timur-an
Teguh H




No comments:
Post a Comment