Studi Terbaru NASA Ungkap Prediksi Waktu 'Kiamat' di Bumi
Bagaimana Jawaban Alquran?
Kiamat keniscayaan yang akan terjadi atas kehendak Allah SWT.
Red: Nashih Nashrullah
Para ilmuwan telah mengidentifikasi tahun di mana semua kehidupan di Bumi akan lenyap, sebuah tanggal yang masih jauh namun penyebabnya mulai terlihat.
Para peneliti dari badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menggunakan superkomputer untuk menghitung tanggal yang diperkirakan sebagai akhir dari kehidupan di Bumi, berkolaborasi dengan para peneliti dari Universitas Toho di Jepang.
Dengan menggunakan model matematika yang canggih dan simulasi komputer, para ilmuwan dapat menentukan bagaimana ekspansi matahari akan mempengaruhi kualitas atmosfer kita, dan bagaimana hal ini akan menyebabkan pemanasan planet yang tidak berkelanjutan.
Para ilmuwan mengandalkan badai matahari yang terjadi pada bulan Mei lalu, yang merupakan badai matahari paling kuat dalam dua dekade terakhir.
Akibatnya, perubahan signifikan telah terjadi di atmosfer planet ini, yang menandakan apa yang akan terjadi di masa depan.
Studi tersebut memperkirakan bahwa akhir kehidupan di Bumi akan terjadi pada tahun 1.000.002.021, sekitar satu miliar tahun dari sekarang, tetapi situasinya akan menjadi kritis bagi kehidupan manusia di Bumi lebih cepat dari itu.
Ini berarti bahwa kondisi kehidupan akan menjadi semakin sulit, karena pemanasan global yang disebabkan oleh perubahan iklim.
Studi ini menunjukkan bahwa matahari pada akhirnya akan membawa bencana bagi planet kita. Matahari telah terbakar selama jutaan tahun, dan seiring dengan siklus hidupnya, dia akan semakin panas.
Para ilmuwan mengatakan bahwa output energi Matahari akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan, mencapai titik di mana ia akan mulai memanaskan planet-planet di tata surya dengan cepat.
Bumi juga akan menanggung beban terberat dari aktivitas ini, karena panas yang hebat akan membuat kondisi permukaan begitu keras sehingga organisme yang paling tangguh sekalipun tidak akan dapat bertahan hidup di Bumi, menurut penelitian tersebut.
Para peneliti mengatakan bahwa Bumi sudah mengalami gejala-gejala ini sejak Matahari sangat aktif dalam beberapa bulan terakhir, dan peningkatan lontaran massa korona, jilatan api matahari, dan bintik matahari membuktikan bahwa planet kita sedang mengalami transformasi.
Lontaran massa korona terjadi ketika sejumlah besar materi, medan magnet, dan radiasi elektromagnetik dilepaskan ke angkasa di atas permukaan Matahari, baik di dekat korona maupun di bagian yang lebih jauh lagi ke dalam sistem keplanetan atau bahkan di luarnya.
Akibat pemanasan Matahari, planet ini akan mengalami kekurangan oksigen, temperatur mulai meningkat, kualitas udara memburuk, dan proses perubahan yang terjadi secara bertahap dan tidak bisa dipulihkan.
Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia juga akan berkontribusi pada proses ini, karena suhu di seluruh dunia meningkat setiap tahun.
Gunung-gunung es mulai pecah, dan panas yang meningkat akan menyebabkan es mencair, yang menyebabkan naiknya permukaan air laut.
Meskipun miliaran tahun ke depan masih jauh, para ahli sedang mencari solusi untuk menyelamatkan Bumi, sementara yang lain tidak percaya bahwa Bumi bisa diselamatkan, dan ingin membangun koloni manusia di planet lain, seperti Mars.
Infografis Jarak Waktu Tiupan Sangkakala Malaikat Israfil. Ilustrasi kiamat - (Republika.)
Namun, para peneliti mengatakan bahwa kehidupan di Bumi tidak akan berakhir secara tiba-tiba, tetapi akan terjadi secara bertahap dan dengan kecepatan yang lambat tapi tidak dapat diubah, karena kondisi lingkungan dan iklim dapat menjadi lebih sulit lebih awal dari batas satu miliar tahun.
Berbagai organisasi dan badan internasional berusaha menyelamatkan planet ini dengan mengatasi penyebab pemanasan global, dengan kenaikan suhu planet ini tahun lalu melebihi 1,5 derajat Celcius dibandingkan dengan era pra-industri, namun hasilnya tampak goyah.
Bagaimana jawaban Alquran?
Dalam Islam, tidak pernah disebutkan waktu terjadinya hari kiamat. Dirahasiakannya waktu datangnya kiamat sama seperti dirahasiakannya waktu datangnya kematian seseorang.
Alquran dan tafsirnya menjelaskan alasanya mengapa Allah SWT perlu merahasiakan waktu datangnya ajal seseorang. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ اَكَادُ اُخْفِيْهَا لِتُجْزٰى كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا تَسْعٰى
“Sesungguhnya hari Kiamat itu (pasti) akan datang. Aku hampir (benar-benar) menyembunyikannya. (Kedatangannya itu dimaksudkan) agar setiap jiwa dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.” (QS Taha Ayat 15)
Maksud ayat di atas, "Sungguh, hari kiamat itu akan datang tanpa ada keraguan sedikitpun tentangnya, namun Aku (Allah SWT) merahasiakan waktu kedatangannya.
Karena itu, siapkanlah dirimu untuk menghadapinya. Hari kiamat itu merupakan suatu keniscayaan agar setiap orang yang mukallaf dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan dalam kehidupannya di dunia ini.”
Infografis 5 Pertanyaan yang akan Ditanyakan pada Hari Kiamat. Ilustrasi Allah - (Republika.co.id)
Pada Surat Taha Ayat 15, menurut Tafsir Kementerian Agama, Allah menerangkan bahwa hari Kiamat itu pasti datang, tetapi Allah sengaja merahasiakan dan tidak menjelaskan waktunya, kapan hari Kiamat itu terjadi.
Sengaja Allah merahasiakan waktu terjadinya hari Kiamat, agar dengan demikian manusia selalu berhati-hati dan waspada serta siap untuk menghadapinya.
Dirahasiakannya kedatangan hari Kiamat sama halnya dengan dirahasiakannya kapan ajalnya seseorang itu tiba.
Tidak ada seorang manusia pun yang mengetahui kapan dan di mana ia akan mati, sebagaimana firman Allah SWT:
إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Mahamengetahui lagi Mahamengenal.” (QS Thaha ayat 34).
Apabila seseorang mengetahui kapan waktu ajalnya tiba tentunya ia akan berbuat semau hatinya, menurutkan hawa nafsunya, mengerjakan segala macam maksiat yang dikehendakinya. Sesudah ajalnya dekat barulah ia tobat dan Allah akan menerima tobatnya sesuai dengan janji-Nya.
Allah SWT tidak akan menyalahi janji-Nya, sebagaimana firman-Nya, "Sungguh, Allah tidak menyalahi janji." (QS Ali Imran Ayat 9)
Tetapi kalau manusia tidak tahu kapan ajalnya tiba, tentunya dia selalu hati-hati, perintah dikerjakannya, larangan dijauhinya. Apabila dia berbuat maksiat, segera dia bertobat karena takut kalau ajalnya datang mendadak sebelum dia bertobat.
Jadi, gunanya kiamat dirahasiakan adalah supaya manusia giat berbuat baik, jika manusia yang seharusnya berbuat baik tetapi ia berbuat jahat, maka sangat pantaslah orang itu dihukum. Oleh karena itulah sangat adil jika yang berbuat baik itu diberi imbalan dan yang berbuat jahat diberi azab (QS Az-Zalzalah Ayat 7-8)
Sumber: Aljazeera






No comments:
Post a Comment