2 Makam Misterius di Gerbang Yerusalem yang Dipenuhi Legenda

2 makam di Gerbang Yerusalem tidak memiliki identitas. Red: Nashih Nashrullah 2 makam di Gerbang Yerusalem tidak memiliki identitas.
Foto: Aljazeera
Di sebuah halaman kecil yang berjarak beberapa meter dari Gerbang Hebron, salah satu gerbang bersejarah Yerusalem, terdapat dua makam tak dikenal.

Dikutip dari Aljazeera, Senin (9/6/2025), batu nisannya tidak memiliki tulisan yang menunjukkan siapa yang dikuburkan di dalamnya.

Keberadaannya telah memicu kontroversi yang meluas di antara para peneliti dan sejarawan, sehingga memunculkan berbagai narasi dan legenda mengenai kedua makam tersebut.

Kedua makam tersebut terletak di Alun-alun Omar ibn al-Khattab, di seberang Benteng Yerusalem, di antara dua bangunan modern.

Keduanya terbuat dari batu dan memiliki bentuk yang mirip, dan salah satunya memiliki nisan yang dihiasi sorban.

Ini menandakan bahwa orang yang dimakamkan di sana adalah seorang pria berstatus tinggi.

Sementara yang lainnya memiliki nisan dengan topi wanita yang sempit, yang membuat orang yang dimakamkan di sana adalah seorang wanita.

photo
2 makam di Gerbang Yerusalem tidak memiliki identitas. - (Aljazeera)

Beberapa catatan populer mengaitkan kedua kuburan tersebut dengan arsitek Tembok Yerusalem pada masa pemerintahan Sultan Suleiman Agung dan mengklaim bahwa Sultan memerintahkan eksekusi mereka.

Legenda lain menceritakan tokoh-tokoh Yahudi yang dimakamkan di situs tersebut atau bahwa kedua kuburan itu milik syekh di lingkungan tersebut dan istrinya, tetapi cerita-cerita ini tidak memiliki bukti yang terdokumentasi.

Beberapa catatan mengaitkan salah satu dari dua kuburan tersebut dengan insinyur Turki, Mimar Sinan, yang berjasa dalam membangun tembok, namun catatan ini salah karena kuburannya terletak di Istanbul.

Beberapa keluarga mengklaim bahwa kedua kuburan tersebut milik tokoh mereka, seperti keluarga Ghawanmeh, yang mengaitkan kedua kuburan tersebut dengan Pangeran Abdul Dayem.

Ada juga keluarga Savuti, yang mengaitkannya dengan Haji Ibrahim Savuti dan istrinya, serta Syekh Ali al-Ghamari dari Maroko, tetapi cerita ini dibantah dengan adanya makam untuk Syekh tersebut di desa al-Dawaymeh yang terlantar.

Sejarawan Kamel al-Asali menyatakan bahwa kedua kuburan tersebut tidak teridentifikasi, menunjukkan bahwa mereka mungkin adalah para mujahidin atau penjaga tembok Yerusalem, tanpa bukti yang pasti.

Menurut Dr Mohammed Hashim Ghosheh, kedua kuburan tersebut adalah kuburan Sinan bin Ilyas, wakil penanggung jawab Benteng Yerusalem, beserta istri dan anak perempuannya.

Sebuah pendapat yang dia dukung dengan beberapa dokumen dan letak geografis tempat tersebut, mengingat halaman yang diketahui adalah "tanah Safadiya" (al-Tarbat al-Safadiya).

Para sejarawan menunjukkan bahwa berbagai versi nama Bab al-Khalil (Gerbang Hebron) menyebabkan kebingungan dalam mengidentifikasi identitas mereka yang dikuburkan di sana, karena tempat itu dikenal sebagai Bab al-Mahrab Daud, Bab Daud, Bab al-Tijar, Bab al-Samak, dan nama-nama lainnya.rol

No comments: