Era Teknologi Canggih, Mengapa Benteng Tempat Yajuj dan Majuj Dikurung Belum Ditemukan?

 Yajuj Majuj merupakan salah satu tanda kiamat. Rep: Fuji Eka Permana,/ Red: Nashih Nashrullah Yajuj Majuj merupakan salah satu tanda kiamat.

Foto: Freepik
– Di mana Yajuj dan Majuj hidup sekarang ini, padahal jumlah mereka sangat banyak, lebih dari milyaran jumlahnya.

Sedangkan pesawat dan satelit pada zaman sekarang telah mampu mengelilingi seluruh bumi, namun tidak pernah satu pun yang melihat benteng tempat Yajuj dan Majuj dikurung oleh Nabi Zulkarnain Alaihissalam.

Sebelum menjawab pertanyaan itu, simak beberapa ayat Alquran dan hadits terkait Yajuj dan Majuj ini.

Allah Subhanahu wa Taala berfirman:

حَتّٰىٓ اِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوْجُ وَمَأْجُوْجُ وَهُمْ مِّنْ كُلِّ حَدَبٍ يَّنْسِلُوْنَ

"hingga apabila (tembok) Yajuj dan Majuj dibuka dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi." (QS Al-Anbiya Ayat 96)

Allah Subhanahu wa Taala berfirman:

فَمَا اسْطَاعُوْٓا اَنْ يَّظْهَرُوْهُ وَمَا اسْتَطَاعُوْا لَهٗ نَقْبًا

"Maka, mereka (Yajuj dan Majuj) tidak mampu mendakinya dan tidak mampu (pula) melubanginya." (QS Al-Kahf Ayat 97)

Allah Subhanahu wa Taala berfirman:

۞ وَتَرَكْنَا بَعْضَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ يَّمُوْجُ فِيْ بَعْضٍ وَّنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَجَمَعْنٰهُمْ جَمْعًا ۙ

"Pada hari itu Kami biarkan sebagian mereka (Yajuj dan Majuj) berbaur dengan sebagian yang lain. (Apabila) sangkakala ditiup (lagi), Kami benar-benar akan mengumpulkan mereka seluruhnya." (QS Al-Kahf Ayat 99)

photo
Tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi. - (republika)

An-Nuwwas bin Saman meriwayatkan dalam hadits yang Panjang bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Kemudian Isa bin Maryam didatangi kaum yang telah dijaga Allah darinya (Dajjal), lalu ia mengusap wajah-wajah mereka dan mengatakan kepada mereka derajat mereka di surga. Ketika mereka sedang seperti itu, tiba-tiba Allah mewahyukan kepada Isa, Aku telah mengeluarkan hamba-Ku yang tidak ada satu pun yang mampu memerangi mereka. Maka ajaklah hamba-hambaku menuju gunung Thur. Dan Allah mengutus Yajuj dan Majuj. Mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi." (HR Imam Muslim)

Meski teknologi manusia sudah mampu menjelajahi penjuru bumi, mengapa Yajuj dan Majuj sampai saat ini masih tidak diketahui tempat dikurungnya bahkan benteng atau dinding yang mengurungnya pun belum ditemukan?

Syekh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam bukunya Asyratus saah al-hasyru wa qiyamus saah menjawab bahwa ini adalah kehendak Allah SWT.

Bisa saja mereka hidup di bagian bawah bumi, lalu mereka keluar pada suatu masa, menyerang manusia dan membinasakan ladang-ladang serta hewan ternak mereka.

Kita semua mengimani adanya jin, tetapi di manakah jin tersebut? Kita tidak pernah melihatnya satu pun, sedangkan keberadaan jin telah tetap di dalam Alquran dan Sunnah.

Sama dengan yang kita katakan tentang malaikat yang hidup di bumi. Setiap orang di antara kita didampingi dua malaikat yang mencatat semua perbuatan dan perkataannya, tetapi di manakah mereka? Kita tidak pernah melihat mereka satu pun.

Sesuatu yang tidak pernah tampak belum tentu tidak ada, bisa jadi mereka ada di suatu tempat di bumi. Allah SWT menyembunyikan rahasia dan wujud mereka dari manusia dengan kehendak-Nya.

Allah SWT akan menampakkan benteng ini setelah beberapa waktu, seperti gunung tinggi yang tertutup tanah. Gunung itu sebagaimana gunung yang lainnya.

Di atasnya tumbuh tanaman dan pepohonan, sehingga tidak ada yang menyadari keberadaannya sampai mendekati hari kiamat. Keberadaan dan keluarnya Yajuj dan Majuj telah tetap di dalam Alquran dan Sunnah.rol

No comments: