7 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal, dari Kelahiran hingga Wafat Nabi Muhammad SAW

7 Peristiwa Penting...
Rabiul Awal memiliki kaitan erat dengan berbagai fase penting dalam sejarah Islam, bulan Maulid Nabi juga karena sejumlah peristiwa besar dalam perjalanan hidup Rasulullah SAW dan perkembangan awal umat Islam. Foto ilustrasi/Sindonews
Bulan Rabiul Awal merupakan salah satu bulan yang memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam. Bulan ketiga dalam kalender Hijriah ini tidak hanya dikenal sebagai bulan Maulid Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam, tetapi juga menyimpan sejumlah peristiwa besar dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

Salah satu peristiwa yang paling dikenal adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW . Selain itu, sejumlah catatan sejarah juga mengaitkan Rabiul Awal dengan hijrah Rasulullah SAW, pembangunan Masjid Quba, hingga wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Muhammad Husain Haekal dalam buku Sejarah Hidup Muhammad menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ahli sejarah mengenai tahun kelahiran Rasulullah SAW. Pendapat yang paling banyak disebut menyatakan Nabi Muhammad SAW lahir pada Tahun Gajah, yang umumnya diperkirakan sekitar 570 Masehi.

Ibnu Abbas menyebut Rasulullah SAW lahir pada Tahun Gajah. Namun, terdapat pula pendapat yang menyatakan beliau lahir beberapa tahun sebelum atau setelah peristiwa tersebut.

Perbedaan pendapat juga terjadi mengenai bulan kelahiran Rasulullah SAW. Mayoritas riwayat menyebut Rabiul Awal, sementara pendapat lain menyebut Muharam, Safar, Rajab, hingga Ramadan. Begitu pula dengan tanggal kelahiran. Ada yang menyebut tanggal 2, 8, atau 9 Rabiul Awal.

Namun, pendapat yang paling populer di kalangan umat Islam adalah 12 Rabiul Awal, sebagaimana disebut dalam sejumlah literatur sirah. Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma'ad menyatakan tidak terdapat perbedaan pendapat mengenai tempat kelahiran Rasulullah SAW. Beliau lahir di Kota Makkah dan kelahirannya terjadi pada Tahun Gajah.

7 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal

1. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Rabiul Awal sangat lekat dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Meski terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggal persis kelahiran beliau, mayoritas umat Islam di Indonesia mengenalnya sebagai 12 Rabiul Awal.

Kelahiran Rasulullah SAW menjadi salah satu momentum penting dalam sejarah umat manusia. Beliau kemudian diutus Allah SWT sebagai nabi dan rasul terakhir untuk menyampaikan risalah Islam.

2. Awal Kenabian dan Turunnya Wahyu

Peristiwa berikutnya yang berkaitan dengan perjalanan Rasulullah SAW adalah turunnya wahyu pertama.

Ketika berusia sekitar 40 tahun, Rasulullah SAW kerap melakukan uzlah atau menyepi di Gua Hira. Di tempat tersebut, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama.

Jibril berkata, "Iqra!" atau "Bacalah!"

Rasulullah SAW menjawab bahwa beliau tidak dapat membaca. Kemudian turunlah firman Allah SWT dalam Surah Al-Alaq ayat 1-5:

"Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
Peristiwa tersebut menjadi awal diangkatnya Muhammad SAW sebagai nabi dan dimulainya dakwah Islam.

Namun, perlu dicatat, riwayat yang masyhur dalam sejarah Islam menempatkan turunnya wahyu pertama pada bulan Ramadan, bukan Rabiul Awal. Karena itu, peristiwa ini tidak tepat jika disebut sebagai peristiwa Rabiul Awal tanpa penjelasan.

3. Hijrah Rasulullah SAW ke Madinah

Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah menuju Madinah merupakan salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah Islam.

Perjalanan hijrah berlangsung pada tahun 622 Masehi. Rasulullah SAW bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq menempuh perjalanan menuju Yatsrib yang kemudian dikenal sebagai Madinah.

Sesampainya di Madinah, Rasulullah SAW membangun fondasi masyarakat Islam yang kemudian berkembang menjadi pusat pemerintahan dan peradaban Islam.

Peristiwa hijrah inilah yang kemudian dijadikan dasar penetapan kalender Hijriah pada masa Khalifah Umar bin Khattab.

4. Pembangunan Masjid Quba

Dalam perjalanan hijrah, Rasulullah SAW singgah di kawasan Quba. Di tempat tersebut, beliau membangun Masjid Quba yang dikenal sebagai salah satu masjid pertama dalam sejarah Islam.

Rasulullah SAW tinggal di Quba selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Masjid Quba hingga kini menjadi salah satu situs penting yang berkaitan dengan sejarah perjalanan Rasulullah SAW.

5. Salat Jumat Pertama

Peristiwa penting lainnya yang berkaitan dengan perjalanan hijrah adalah pelaksanaan salat Jumat.

Dalam perjalanan menuju Madinah, Rasulullah SAW bersama para sahabat melaksanakan salat Jumat di kawasan Bani Salim bin Auf. Peristiwa tersebut dikenal dalam sejumlah riwayat sebagai salat Jumat pertama yang dilaksanakan Rasulullah SAW.

6. Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Rabiul Awal juga menjadi bulan yang dikenang umat Islam karena wafatnya Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW wafat pada hari Senin, dalam usia sekitar 63 tahun, pada tahun 11 Hijriah. Mayoritas pendapat menyebut tanggal 12 Rabiul Awal, meski para ahli sejarah juga berbeda pendapat mengenai tanggal persis wafat beliau.

Dalam keadaan sakit, Rasulullah SAW mengalami demam yang cukup berat. Putrinya, Fatimah az-Zahra, datang menemui beliau.

Dalam riwayat yang dikisahkan Aisyah RA, Rasulullah SAW membisikkan sesuatu kepada Fatimah hingga membuatnya menangis. Setelah itu beliau membisikkan sesuatu lagi yang membuat Fatimah tertawa.

Fatimah kemudian menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberitahukan dirinya mengenai wafat beliau yang sudah dekat. Beliau juga menyampaikan bahwa Fatimah akan menjadi anggota keluarga yang pertama menyusulnya.

Menjelang wafat, Rasulullah SAW juga menyampaikan pesan-pesan penting kepada umatnya. Setelah perjuangan panjang menyampaikan risalah Islam, beliau wafat dan dimakamkan di kamar Aisyah RA, yang kini berada di kompleks Masjid Nabawi.

7. Abu Bakar Ash-Shiddiq Menjadi Khalifah

Setelah Rasulullah SAW wafat, para sahabat bermusyawarah mengenai kepemimpinan umat Islam.

Dalam peristiwa Saqifah Bani Sa'idah, Abu Bakar Ash-Shiddiq akhirnya dibaiat sebagai khalifah pertama setelah Rasulullah SAW.

Kepemimpinan Abu Bakar menjadi awal periode Khulafaur Rasyidin yang kemudian dilanjutkan Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Bulan Rabiul Awal dengan demikian memiliki kaitan erat dengan berbagai fase penting dalam sejarah Islam. Bukan hanya karena menjadi bulan yang populer dengan peringatan Maulid Nabi, tetapi juga karena sejumlah peristiwa besar dalam perjalanan hidup Rasulullah SAW dan perkembangan awal umat Islam.

Karena itu, Rabiul Awal dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mempelajari sirah Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlaknya, serta memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengikuti ajaran yang beliau wariskan.

(wid)
Widaningsih

No comments: