Kekaisaran Kota
Ketiga Kota Kekaisaran ini atau juga disebut dengan the three City State CORPORATIONS mengontrol perekonomian dunia melalui Kota London Corporation, militer dikontrol melalui Washington DC dan spiritual melalui Vatikan.
- Mereka tidak membayar pajak
- Tidak berada di bawah Otoritas Nasional manapun
- Memiliki Bendera Independen sendiri
- Memiliki Hukum sendiri secara terpisah
- Memiliki Kepolisian sendiri
- Mereka sepenuhnya merupakan Identitas Independen di dunia.
Segitiga geo-strategis ini berfungsi sebagai basis kekuatan dalam Tim Manajemen Global.
Presiden Amerika Serikat, Obama, seperti presidem-presiden sebelumnya, melaksanakan tugasnya sebagai "Raja Vassal (bawahan)" yang menerima perintah dari "The City of London" melalui RIIA (Royal Institute of International Affairs).
Konstitusi Distrik Columbia dijalankan menurut hukum tirani Romawi yang dikenal sebagai "Lex Fori" yang tidak memiliki kemiripan dengan Konstitusi Amerika Serikat. Ketika Kongres meloloskan Act 1871 maka terciptalah sebuah perusahaan terpisah yang dikenal sebagai AMERIKA SERIKAT dan pemerintah perusahaan untuk Distrik Columbia. Tindakan pengkhianatan ini memungkinkan bagi Distrik Columbia untuk beroperasi sebagai sebuah perusahaan di luar konstitusi asli Amerika Serikat dan di luar kepentingan utama warga negara Amerika.
Menjadi Negara Berdaulat pada tahun 1694, ketika Raja William III dari Orange memprivatisasi dan mengembalikan Bank of England kepada Bankir Swasta. Pada tahun 1812, Nathan Rothschild menjatuhkan pasar saham Inggris dan melakukan skema penipuan lainnya untuk mengontrol Bank of England.
Dewasa ini, Negara Kota London merupakan Pusat Kekuatan Keuangan dunia, walaupun wilayahnya hanya seluas satu mil peresegi namun merupakan yang terkaya di dunia.
Keluarga Rothschild mengontrol;
- Rothschild mengendalikan 'Bank of England'
- Lloyds of London
- The London Stock Exchange
- Semua Bank Inggris
- 384 Kantor Cabang Bank Asing
- 70 Bank Amerika Serikat
- Monopoli Dunia Surat Kabar dan Penerbitan
- Markas Freemasonry Dunia
- Markas kartel uang dunia yang dikenal sebagai 'THE CROWN'
Kekayaan kolosal Vatikan termasuk investasi besar dengan Rothschilds di Inggris dan Perancis serta Amerika Serikat dan investasi dalam perusahaan minyak raksasa dan perusahaan pembuat senjata seperti 'Shell', 'British Petroleum' dan 'General Electric'.
Emas batangan milik Vatican yang bernilai milyaran disimpan pada Bank of England dan Federal Reserve Bank (Bank Sentral Amerika) yang dikontrol oleh Rothschild.
Gereja Katolik merupakan sebuah kekuatan keuangan terbesar, kekayaan akumulator dan pemilik properti eksis, mereka memiliki materi melebihi kekayaan Bank, Korporasi, Giant Trust atau Pemerintah mana pun di dunia.
Paus adalah seorang penguasa kekayaan global yang luar biasa banyaknya, merupakan salah seorang Pria terkaya di muka bumi ini.
Sementara dua pertiga (2/3) dari penduduk dunia mendapatkan gaji kurang dari $ 2 per hari dan seperlima (1/5) di dunia kita dewasa ini kurang makan atau kelaparan sampai mati, Vatikan menimbun kekayaan dunia, keuntungan diperoleh dari pasar saham dan pada saat yang sama Paus berkhotbah tentang amal shaleh memberi sesuatu.
Pada waktu terjadi Perang Dunia II, Vatikan dikritik karena mendukung Hitler dan rezim Nazi. Sampai hari ini, Vatikan masih dalam penyelidikan karena menjarah emas Nazi dari rekening Bank Swiss korban Holokos (Holocaust) Yahudi.
Selama lima dekade terakhir, lebih dari 1500 Pendeta dan Uskup telah diidentifikasi dalam serangan seksual terhadap 10 ribuan anak laki-laki dan perempuan dalam persekutuan jemaat dan panti asuhan.
- Mengapa LEMBAGA KAYA namun KOTOR ini mengajarkan nilai-nilai spiritual, kemiskinan dan kesucian sementara Kardinal, Pendeta dan Uskup menutupi kejahatan mereka mengenai pelecehan seksual?
- Mengapa Gereja menentang dan menolak kompensasi yang diklaim para korban-korban seksual, emosional, spiritual trauma?
Empire Of The City: D.C., London, Vatican City




No comments:
Post a Comment