Perancis Memerangi Hegemoni Yahudi Masonik
(France Fights Masonic Jewish Hegemony)
Oleh karena itu orang-orang pribumi Perancis membentuk Front Nasional - the Front National yang pendirinya adalah Jean - Marie Le Pen (kiri) musuh nomor satu Yahudi. Dia menolak untuk tunduk di depan kekuasaan Yahudi. Oleh karena itu, ia harus menghadapi kekuatan gaib Yahudi pengikut setan yang mengendalikan segala sesuatu dan memegang nasib Perancis serta rakyatnya di tangan mereka, sama seperti mereka mengendalikan nasib rakyat Amerika (memimpin mereka untuk kebangkrutan) ...
Presiden Perancis saat ini adalah Marrano Crypto -Yahudi Hollande (kiri)
(Atas. pendukung FNP. Perancis adalah salah satu dari beberapa negara-negara Barat yang memiliki partai nasionalis yang kuat.)
David Masada adalah seorang patriot muda Perancis. Kami meminta agar ybs melaporkan Partai Front Nasional, yang baru-baru ini memperoleh kemenangan dalam pemilihan lokal. Ia percaya bahwa FNP mewakili perlawanan Perancis terhadap dominasi Yahudi yang terorganisir dan Freemasonry yang kebijakannya berkarakter setan.
(Catatan Editor : Saya memposting tulisan ini karena mencirikan situasi politik di Barat, dan karena sebagai seorang Yahudi, saya yakin banyak orang Yahudi yang tidak menginginkan menjadi bagian dari Yahudi Kabal.)
Perancis diperintah oleh Freemasonry dan Yahudi yang terorganisir. Sesuatu dirancang untuk melayani yang lain. Keinginan warga Perancis, suara mereka, kelangsungan hidup sejarah mereka, warisan mereka, budaya mereka dan agama leluhur mereka (Katholik), bukan masalah bagi kelompok Freemasonry dan Yahudi yang terorganisir ini.
Tujuan mereka adalah untuk menghancurkan setiap sumber kebaikan, setiap memori, setiap hubungan sejarah ke masa lalu, semua jejak bermakna religius, dan di atas semuanya, walau secuil perasaan patriotisme yang tersisa di jantung rakyat Perancis. Itulah mengapa mereka selalu menekankan sisi gelap sejarah Perancis dan meminta orang-orang Perancis untuk bertekuk lutut di depan Yahudi dan holocaust.
Tujuan dari Yahudi yang Terorganisir bukan untuk mengerahkan kekuatan spiritual dan tidak memihak untuk kepentingan umat manusia dan kesejahteraan umum. Tujuannya semata-mata adalah untuk menggantikan peran dan posisi Tuhan, agar disembah dengan cara yang sama.
Selama berabad-abad, Perancis adalah benteng Kristen dan berdiri tegak di jalan agenda globalis Yahudi. Mereka tidak menginginkan ada bangsa yang berdiri disisinya yang dapat menantang dominasi mereka. Yahudi yang terorganisir haus akan kekuasaan, serakah terhadap uang, ketidaktahuan terhadap cita-cita moral dan agama, semua berada di belakang budaya mereka saat ini dari kematian dan kehancuran.
"Kemajuan dan Perubahan"
Di Perancis, di balik setiap ugkapan "kemajuan" dan "perubahan sosial," Anda selalu menemukan seorang Yahudi.
Penghapusan hukuman mati diprakarsai oleh seorang pengacara Yahudi, Robert Badinter. Hukum aborsi dibuat oleh seorang Yahudi, Simone Veil. Kelompok “Anti-rasis" semua diatur oleh orang-orang Yahudi. (SOS Racisme diciptakan oleh dua orang Yahudi, Julien Dray dan Harlem Desir, dan sejak saat itu hingga hari ini selalu diketuai oleh Yahudi. Sekarang ketuanya adalah seorang Yahudi bernama Cindy Leoni).
Sebagaimana ketika mereka menetap di setiap negara, Yahudi Perancis telah menciptakan banyak kelompok untuk memberikan tekanan kepada orang-orang pribumi untuk melucuti perlawanan yang sah terhadap agenda Luciferian mereka.
Kelangsungan hidup orang Perancis sebagai entitas otonom tidak masalah bagi mereka, karena mereka tidak menganggap diri mereka sebagai bagian dari orang Perancis. Kesetiaan tunggal mereka hanya terhadap entitas suku mereka, Freemasonry, dan untuk beberapa hal kepada Israel, tetapi tidak kepada Perancis dan orang-orangnya.
Kontrol Yahudi Masonik
Sejarah itu susah dihilangkan, oleh karena itulah mengapa mereka menekan generasi muda. (Menteri Pendidikan, Peillon, seorang Freemason Yahudi menghapus sejarah Louis XIV, Napoleon, dan François 1er dari buku-buku sejarah sekolah tahun lalu ...).
Hanya warna peristiwa yang muncul untuk mengubah, akan tetapi makna sejarah sebenarnya tetap sama.
Mari kita buat satu hal yang sangat jelas. Kami jelas tidak berbicara tentang individu di sini. Kita berbicara Kekuasaan Uang Yahudi dan semua wali-walinya, terutama Freemasonry (B'nai Brith, Bilderberg, Skulls and Bones, CFR, Komisi Trilateral, dll) Kita berbicara mengenai agenda yang sudah berabad-abad lamanya yaitu subversi terhadap umat manusia yang dewasa ini sudah hampir berhasil.
Dua wilayah berpenduduk Yahudi yang paling penting - di luar Israel - dapat ditemukan di Perancis dan di Amerika Serikat. Hal itu saja sudah menjelaskan mengenai kebijakan perang baru yang dilakukan oleh pemerintah Perancis .
Menteri Luar Negeri saat ini adalah Yahudi Fabius
Menteri Pendidikan saat ini adalah Yahudi Peillon
Menteri Perekonomian saat ini adalah Yahudi Moscovici
Jelas, mereka semuanya adalah Freemason ...
Saya bisa menjelaskan daftar yang sama tentang orang-orang Yahudi di media (pers, TV, dll) universitas dan sebagainya. Orang Perancis semakin sadar akan hal itu. Tapi mereka belum bisa memahami bagaimana orang-orang Yahudi bisa begitu jahat terhadap mereka, ketika mereka memegang posisi terbaik di sebagian besar sektor ekonomi (terutama di media, budaya dan tentu saja perbankan). Mereka menikmati status lebih tinggi daripada rata-rata warga negara Perancis. Tapi itu pasti tidak cukup bagi mereka ...
Jean- Marie Le Pen diberitahu oleh seorang anggota peringkat tinggi Brith B'nai bahwa mereka takut jika "kontrol pikiran" mereka akan gagal dalam mencegah dia (Jean- Marie Le Pen ) terpilih pada tahun 2002, oleh sebab itu selama bertahun-tahun, Front Nasional telah menjadi subyek utama yang menjadi keprihatinan Yahudi yang terorganisir. Itulah alasan di balik kampanye fitnah media terhadap partai dan Presidennya.
The "Front Republik" (Front Républicain ) ditempatkan oleh pihak lawannya sebagai musuh (Sosialis dan UMP) selama pertemuan B'nai Brith (Masonry khusus untuk orang-orang Yahudi). Sudah merupakan kesepakatan di antara partai-partai politik untuk menggabungkan suara mereka setiap kali mereka menghadapi anggota Front Nasional selama pemilu ... (Itulah etika demokrasi elit politik di Perancis memotong suara warga untuk mempertahankan cengkeraman mereka di semua posisi kekuasaan ...)
Ini adalah bagaimana Partai Sosialis dan Kaum Kiri memastikan kemenangan pemilihan mereka. (bersambung)
David Masada
Henry makow
David Masada
Henry makow




No comments:
Post a Comment