Kisah Istri Kikir dan Suami Ahli Sedekah

Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin meriwayatkan sebuah kisah penuh pelajaran tentang perbedaan nasib seorang suami yang gemar bersedekah dan istrinya yang kikir, sebagaimana diceritakan oleh Aisyah Radhiyallahu'anha, yang menggambarkan dahsyatnya keutamaan sedekah di dunia hingga akhirat.
Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu anha bahwa pada suatu ketika beliau sedang duduk, lalu datang seorang perempuan yang menutupi tangannya dengan lengan bajunya.
Aisyah bertanya,“Mengapa engkau tidak mengeluarkan tanganmu dari lengan bajumu?” Perempuan itu menjawab,“Wahai Ummul Mukminin, janganlah engkau menanyakan hal itu kepadaku.”
Meski demikian, Aisyah kembali berkata, “Engkau harus memberitahukannya kepadaku.” Perempuan itu pun berkata, “Wahai Ummul Mukminin, aku memiliki kedua orang tua. Ayahku gemar bersedekah, sedangkan ibuku tidak pernah bersedekah, kecuali sepotong daging yang berlemak dan sebuah baju yang sudah usang."
Perempuan itu melanjutkan ceritanya, "Setelah kedua orang tuaku wafat, aku bermimpi seolah-olah Hari Kiamat telah tiba. Aku melihat ibuku berdiri di tengah orang banyak, menutupi auratnya dengan baju yang sudah usang dan membawa daging berlemak di tangannya sambil menjilat-jilatnya, sambil berkata, ‘Alangkah hausnya aku'."





No comments:
Post a Comment