Mengaku Keturunan Nabi atau Keturunan Abu Jahal?
Di Indonesia banyak sekali orang orang yg mengaku keturunan, baik itu keturunan raja,orang terpandang, atau sampai sekalipun keturunan nabi, saya melihat ini sebagai sesuatu yg sah-sah saja sepanjang bisa dibuktikan garis keturunannya.
Akan tetapi kalau menyangkut keturunan nabi, tidak hanya dilihat dari garis keturunannya saja tetapi juga menyangkut akhlak individu, kalau akhlak tidak baik dan sholatnya juga tidak sempurna tidaklah pantas orang itu mengaku keturunan nabi, walaupun manusia tidak luput dari segala kesalahan dan dosa, predikat yang disandang sebagai keturunan nabi juga harus di ikuti oleh kepribadian yang baik.
Jika kita melihat seseorang yang mengaku keturunan nabi tapi akhlaknya buruk justru saya lebih suka menyebut orang tersebut keturunan Abu jahal , janganlah kita memandang seseorang kalau orang tersebut dari suku arab dan dari marga tertentu pasti keturunan nabi, itu adalah pemikiran yang salah, kalau saya melihatnya dari akhlaknya dan ibadahnya walaupun kita tidak bisa juga menilai orang tersebut baik atau tidak.
Jadi keturunan arab di Indonesia ada dua macam :
1. Keturunan nabi
2. Keturunan Abu jahal
intinya disini kita menilai sesorang dari akhlak dan amal ibadahnya, kalau bagus boleh lah mengaku keturunan nabi, kalau jelek akhlaknya berarti orang tersebut keturunan abu jahal.
terima kasih
wassalam
TB
Akan tetapi kalau menyangkut keturunan nabi, tidak hanya dilihat dari garis keturunannya saja tetapi juga menyangkut akhlak individu, kalau akhlak tidak baik dan sholatnya juga tidak sempurna tidaklah pantas orang itu mengaku keturunan nabi, walaupun manusia tidak luput dari segala kesalahan dan dosa, predikat yang disandang sebagai keturunan nabi juga harus di ikuti oleh kepribadian yang baik.
Jika kita melihat seseorang yang mengaku keturunan nabi tapi akhlaknya buruk justru saya lebih suka menyebut orang tersebut keturunan Abu jahal , janganlah kita memandang seseorang kalau orang tersebut dari suku arab dan dari marga tertentu pasti keturunan nabi, itu adalah pemikiran yang salah, kalau saya melihatnya dari akhlaknya dan ibadahnya walaupun kita tidak bisa juga menilai orang tersebut baik atau tidak.
Jadi keturunan arab di Indonesia ada dua macam :
1. Keturunan nabi
2. Keturunan Abu jahal
intinya disini kita menilai sesorang dari akhlak dan amal ibadahnya, kalau bagus boleh lah mengaku keturunan nabi, kalau jelek akhlaknya berarti orang tersebut keturunan abu jahal.
terima kasih
wassalam
TB




No comments:
Post a Comment