Peliknya Penyelesaian Status Yerusalem, Israel dan Filistin
Yerusalem yang juga disebut sebagai kota Daud, sampai sekarang masih belum jelas statusnya. Yerusalem diperebutkan oleh Israel dan Palestina. Yerusalem diduduki Israel setelah perang enam hari pada tahun 1967. Berbeda dengan suku Indian di Amerika dan suku Aborigin di Australia yang dikuasai mayoritas pendatangnya, Yerusalem merupakan ibukota kerajaan Israel lama yang diduduki kembali oleh Israel.
Tulisan berikut mengenai Israel dan Filistin, bukan Israel dan Palestina. Dalam Alkitab, Filistin seperti halnya Mesir disebut pada kisah Abraham/ Ibrahim, kakek Israel (Yakub).
Israel keluar dari perbudakan di Mesir dipimpin oleh Musa. Setelah Musa wafat, Yosua memimpin Israel sampai di tanah Kanaan. Pertikaian antara Israel dan Filistin sering terjadi, baik sebelum dan setelah berdirinya kerajaan Israel. Kisah Samson (Samson dan Delila) menggambarkan pertikaian Israel dan Filistin sebelum terbentuknya kerajaan Israel.
Saul dari suku Benyamin merupakan raja Israel pertama yang dipilih dan diurapi oleh Imam dan Hakim Samuel. Imam Samuel ini pula yang menguraikan kepada bangsa Israel hak-hak kerajaan dan menuliskannya dalam piagam. Kerajaan Israel yang dipimpin Saul beberapa kali terlibat perang dengan bangsa Filistin. Dalam satu peperangan pasukan Saul sempat terjepit oleh pasukan Filistin dan diberitahukan oleh Imam Samuel untuk mempersiapkan korban bakaran dan korban selamatan pada hari ke tujuh. Namun rupanya Saul tidak sabar dan mempersembahkan korban bakaran dan korban selamatan sebelum datangnya Imam Samuel.
Ketika pemerintahan Saul inilah nama Daud muncul. Daud dari suku Yehuda adalah anak bungsu Isai dari Betlehem yang biasa menggembalakan domba. Daud diurapi oleh Imam Samuel setelah Saul melanggar pemberitahuan Imam Samuel. Pertempuran Daud-Goliat terjadi ketika pasukan Saul ketakutan dan kehilangan semangat bertempur dan terkepung pasukan Filistin yang dipimpin Goliat. Daud berani maju sebagai komandan pasukan Israel dan mampu mengalahkan pasukan Goliat.
Sempat terjadi perselisihan antara Saul dan Daud setelah Daud mengalahkan pasukan Filistin sehingga Daud lari dari Saul. Setelah Saul mati dalam pertempuran dengan pasukan Filistin, Daud kembali ke Israel dan menjadi raja menggantikan Saul.
Kerajaan Israel berlangsung selama tiga generasi yaitu Saul, Daud dan Salomo (Sulaiman). Setelah raja Salomo, kerajaan Israel terpecah menjadi dua kerajaan yaitu kerajaan besar yang dikuasai suku Yehuda dan suku Benyamin dan kerajaan yang lebih kecil yang dikuasai 10 suku Israel lainnya. Kerajaan Israel kemudian mengalami masa keterpurukan pada masa pembuangan di Babilonia pada zaman Nebukadnezar. Setelah kembali dari pembuangan Babilon, Israel dijajah oleh Romawi (pada masa penjajahan Romawi ini hidup Yesus Kristus/ Isa Al Masih).
Menurut Wikipedia, sepanjang sejarahnya, Yerusalem telah dihancurkan dua kali, dikepung 23 kali, diserang 52 kali, dan dikuasai/ dikuasai ulang 44 kali.
Stepanus J
Tulisan berikut mengenai Israel dan Filistin, bukan Israel dan Palestina. Dalam Alkitab, Filistin seperti halnya Mesir disebut pada kisah Abraham/ Ibrahim, kakek Israel (Yakub).
Israel keluar dari perbudakan di Mesir dipimpin oleh Musa. Setelah Musa wafat, Yosua memimpin Israel sampai di tanah Kanaan. Pertikaian antara Israel dan Filistin sering terjadi, baik sebelum dan setelah berdirinya kerajaan Israel. Kisah Samson (Samson dan Delila) menggambarkan pertikaian Israel dan Filistin sebelum terbentuknya kerajaan Israel.
Saul dari suku Benyamin merupakan raja Israel pertama yang dipilih dan diurapi oleh Imam dan Hakim Samuel. Imam Samuel ini pula yang menguraikan kepada bangsa Israel hak-hak kerajaan dan menuliskannya dalam piagam. Kerajaan Israel yang dipimpin Saul beberapa kali terlibat perang dengan bangsa Filistin. Dalam satu peperangan pasukan Saul sempat terjepit oleh pasukan Filistin dan diberitahukan oleh Imam Samuel untuk mempersiapkan korban bakaran dan korban selamatan pada hari ke tujuh. Namun rupanya Saul tidak sabar dan mempersembahkan korban bakaran dan korban selamatan sebelum datangnya Imam Samuel.
Ketika pemerintahan Saul inilah nama Daud muncul. Daud dari suku Yehuda adalah anak bungsu Isai dari Betlehem yang biasa menggembalakan domba. Daud diurapi oleh Imam Samuel setelah Saul melanggar pemberitahuan Imam Samuel. Pertempuran Daud-Goliat terjadi ketika pasukan Saul ketakutan dan kehilangan semangat bertempur dan terkepung pasukan Filistin yang dipimpin Goliat. Daud berani maju sebagai komandan pasukan Israel dan mampu mengalahkan pasukan Goliat.
Sempat terjadi perselisihan antara Saul dan Daud setelah Daud mengalahkan pasukan Filistin sehingga Daud lari dari Saul. Setelah Saul mati dalam pertempuran dengan pasukan Filistin, Daud kembali ke Israel dan menjadi raja menggantikan Saul.
Kerajaan Israel berlangsung selama tiga generasi yaitu Saul, Daud dan Salomo (Sulaiman). Setelah raja Salomo, kerajaan Israel terpecah menjadi dua kerajaan yaitu kerajaan besar yang dikuasai suku Yehuda dan suku Benyamin dan kerajaan yang lebih kecil yang dikuasai 10 suku Israel lainnya. Kerajaan Israel kemudian mengalami masa keterpurukan pada masa pembuangan di Babilonia pada zaman Nebukadnezar. Setelah kembali dari pembuangan Babilon, Israel dijajah oleh Romawi (pada masa penjajahan Romawi ini hidup Yesus Kristus/ Isa Al Masih).
Menurut Wikipedia, sepanjang sejarahnya, Yerusalem telah dihancurkan dua kali, dikepung 23 kali, diserang 52 kali, dan dikuasai/ dikuasai ulang 44 kali.
Stepanus J




No comments:
Post a Comment