Temuan Arkeologi Situs Candi Agung, Tegal Randu, Sadeng

Lumajang terkenal dengan sejarah peninggalan , dimana setiap kecamatan di Lumajang mempunyai beberapa situs peninggalan sejarah Lamajang (Lumajang) seperti situs Biting yang terletak di Desa Kuterenon Kecamatan Sukodono, Candi Gendong putri Kecamatan Candipuro, candi tegal randu Kecamatan Klakah, Candi Agung Kecamatan Randu Agung.
Inilah menurut temuan arkeologi sejarah situs Candi Agung, Situs Tegal Randu, dan Sadeng di sungai Bondoyudo
Kompleks Candi Agung Kecamatan Randu Agung, menurur temuan arkeologi peninggalanyang ada di Candi Agung berupa bangunan yang di buat dari batu bata kuno, dari bentuk mdan goresan maupun motif sama yang ada di situs Biting (Arnon). Di mana situs candi agung ini tinggal reruntuhan saja, hanya bagian yang tampak membentuk bangunan candi adalah bagian belakang kaki candi.
Kompleks percandian situs Tegal Randu ( Klakah ), menurut temuan arkeologi, kompleks situs Tegal Randu ini menghadap ke gunung Lemongan. Temuan artefaknya berada di pelantaran rumah warga yang telah di semen, dan ada 3 buah batu andesit yang kemungkinan hiasan pada candi. Ketiga buah andesit itu pertama batu andesit berukuran tinggi 33 cm dan diameter 29 cm, bentuknya seperti kucup bunga berkelompak lima dengan sebuah tonjolan di tengah, di bawahnya memiliki pahatan yang berbentuk wajik, yang ke dua batu andesit berbentuk sindris yang berukuran 37 cm dan diameter 29 cm, bagian tepi atas terdapat hiasan berupa bulatan yang mengelilingi benda tersebut, yang ke tiga batu andesit berukuran 32 cm dan diameter 34 cm, bentuk batunya seperti lapik padma.
Terakhir adalah Sadeng yakni perdagangan atau pelabuhan besar di pantai selatan, menurut temuan Arkeologi Desa Blukon Sadeng yang dekat denga aliran sungai Bondoyudo, yaitu D usun Sadeng Desa Dawuhan wetan, Kecamtan Jatiroto terdapat kuburan Winong yang di ketemukan tiga buah umpak batu dan sisa – sisa bata kuno, di sebelah utara terdapat situs makam sentono yang juga di ketemukan 4 buah umpak dan bekas sumur kuno, sedangkan di Desa blukon Sadeng pernah juga di ketemukan guci besar yang sekarang masih tersimpan di musium Mpu Tantular Surabaya dan di Dusun Kambengan, Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto sedangkan di sisi kiri sungai di temukan umpak batu dan struktur fondasi dari bata. Dari persebaran peninggalan Arkeologi di sepanjang sungai Bondoyudo di perikirakan merupakan dulunya daerah yang ramai karena merupakan jalur tranportasi dan perdagangan bagi kerajaan Lamajang Tigang Juru.
Iman F

No comments: