Permusuhan Abadi Kaum Yahudi Terhadap Islam
~ SAMPAI-SAMPAI BATU PUN AKAN IKUT BICARA ~
Permusuhan Yahudi terhadap Islam dan kaum muslimin bukanlah kemarin sore saja, bahkan telah ada sejak ribuan tahun yang lalu ketika islam lahir dan telah berdiri daulah islam di Madinah dibawah kepemimpinan utusan Allah bagi alam semesta yaitu Muhammad Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.
Karena itu, keliru jika ada yang mengatakan bahwa permusuhan Yahudi dan Islam hanyalah sekedar perebutan tanah, air dan perbatasan Palestina dan wilayah sekitarnya, bukan permasalahan agama dan sejarah kelam permusuhan yang mengakar dalam dada-dada mereka terhadap agama yang mulia ini. Yang lebih tepat, pembantaian massal Yahudi atas bangsa Palestina saat ini adalah bagian dari permusuhan abadi mereka terhadap Islam dan kaum muslimin meskipun korban selain kaum muslim juga tidak terhindarkan.
Allah Ta’ala telah jelas-jelas menerangkan permusuhan Yahudi dalam firmanNya:
لتجدن أشد الناس عداوة للذين آمنوا اليهود والذين أشركوا ولتجدن أقربهم مودة للذين آمنوا الذين قالوا إنا نصارى ذلك بأن منهم قسيسين ورهبانا وأنهم لا يستكبرون
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) akan mendapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS Almaidah: 82)
Karena itu peperangan dan permusuhan di Palestina tidak akan berakhir meski andaikan negara Palestina telah merdeka atau negara zionis itu telah mendapatkan tanah yang mereka inginkan. Bahkan konflik yang berlangsung di tanah tempat Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bertolak Mi’raj ke langit ke tujuh digambarkan dalam sebuah hadits sebagai konflik yang bakal mencapai bentuk puncaknya menjelang tibanya hari Kiamat.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَر
“Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon,
فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُو
Tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” [HR. Muslim dalam Shahih-nya di kitab al Fitan wa Asyrathus-Sa’ah, bab Laa taqumus-sa’atu hatta yamurrar-rajulu fi qabarir-rajuli, no. 2922; Imam Ahmad dalam Musnad-nya hadits no. 27502. Sedangkan Bukhari membawakan hadits Abu Hurairahradhiyallahu 'anhu ini dengan lafazh semakna, namun tanpa menyebutkan kata gharqaddalam kitab al Jihad wasy-Sayr, bab Qitalul Yahud, no. 2926. Juga Imam Ahmad pada hadits no. 10476].
Ya, Pasukan Allah dari jenis batu dan pohon-lah yang akan membungkam dan membantu mengalahkan kaum Yahudi di akhir zaman. Dan ‘Abdullah - hamba-hamba Allah-lah yang akan mengakhiri dan menghabisi bangsa Yahudi menjelang hari kiamat, hamba-hamba Allah yang Allah saja yang Maha Tahu apakah mereka berasal dari Palestina, apakah mereka dari Madinah atau mungkin dari Indonesia.
Wallahu ta’a a’lam
“Allahuman shur muslimiina wal muslimaati fi filisthiin..
“Allahuma ahlikil kafaarata wal musyrikiin, a’daaika a’daa addiin..
“Allahumma a’izzal islaama wal musliimiin..
“Allahuman shur mujaahidiin fi Ghozaa, wa fi syam, wa fii Yaman wafii kulli makan, wa fii kullli zaman… Aamiin
Abu Fahri
Permusuhan Yahudi terhadap Islam dan kaum muslimin bukanlah kemarin sore saja, bahkan telah ada sejak ribuan tahun yang lalu ketika islam lahir dan telah berdiri daulah islam di Madinah dibawah kepemimpinan utusan Allah bagi alam semesta yaitu Muhammad Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.
Karena itu, keliru jika ada yang mengatakan bahwa permusuhan Yahudi dan Islam hanyalah sekedar perebutan tanah, air dan perbatasan Palestina dan wilayah sekitarnya, bukan permasalahan agama dan sejarah kelam permusuhan yang mengakar dalam dada-dada mereka terhadap agama yang mulia ini. Yang lebih tepat, pembantaian massal Yahudi atas bangsa Palestina saat ini adalah bagian dari permusuhan abadi mereka terhadap Islam dan kaum muslimin meskipun korban selain kaum muslim juga tidak terhindarkan.
Allah Ta’ala telah jelas-jelas menerangkan permusuhan Yahudi dalam firmanNya:
لتجدن أشد الناس عداوة للذين آمنوا اليهود والذين أشركوا ولتجدن أقربهم مودة للذين آمنوا الذين قالوا إنا نصارى ذلك بأن منهم قسيسين ورهبانا وأنهم لا يستكبرون
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) akan mendapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS Almaidah: 82)
Karena itu peperangan dan permusuhan di Palestina tidak akan berakhir meski andaikan negara Palestina telah merdeka atau negara zionis itu telah mendapatkan tanah yang mereka inginkan. Bahkan konflik yang berlangsung di tanah tempat Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bertolak Mi’raj ke langit ke tujuh digambarkan dalam sebuah hadits sebagai konflik yang bakal mencapai bentuk puncaknya menjelang tibanya hari Kiamat.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَر
“Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon,
فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُو
Tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” [HR. Muslim dalam Shahih-nya di kitab al Fitan wa Asyrathus-Sa’ah, bab Laa taqumus-sa’atu hatta yamurrar-rajulu fi qabarir-rajuli, no. 2922; Imam Ahmad dalam Musnad-nya hadits no. 27502. Sedangkan Bukhari membawakan hadits Abu Hurairahradhiyallahu 'anhu ini dengan lafazh semakna, namun tanpa menyebutkan kata gharqaddalam kitab al Jihad wasy-Sayr, bab Qitalul Yahud, no. 2926. Juga Imam Ahmad pada hadits no. 10476].
Ya, Pasukan Allah dari jenis batu dan pohon-lah yang akan membungkam dan membantu mengalahkan kaum Yahudi di akhir zaman. Dan ‘Abdullah - hamba-hamba Allah-lah yang akan mengakhiri dan menghabisi bangsa Yahudi menjelang hari kiamat, hamba-hamba Allah yang Allah saja yang Maha Tahu apakah mereka berasal dari Palestina, apakah mereka dari Madinah atau mungkin dari Indonesia.
Wallahu ta’a a’lam
“Allahuman shur muslimiina wal muslimaati fi filisthiin..
“Allahuma ahlikil kafaarata wal musyrikiin, a’daaika a’daa addiin..
“Allahumma a’izzal islaama wal musliimiin..
“Allahuman shur mujaahidiin fi Ghozaa, wa fi syam, wa fii Yaman wafii kulli makan, wa fii kullli zaman… Aamiin
Abu Fahri




No comments:
Post a Comment