Sejarah Pertama Kali Mahkluk Ghaib Ditemukan
Makhluk Ghaib,
Pertama kali ditemukan bukan oleh alat teknologi yang canggih.
Bahkan sampai sekarang, belum ada alat teknologi yang bisa menemukannya. Teropong Bintang yang paling canggih pun, belum bisa melihatnya.
Lantas bagaimana ceritanya makhluk ghaib pertama kali ditemukan?
Itu berawal dari seorang gembel yang tinggal di sebuah desa terpencil di lereng gunung. Dia, sehari hari kerjanya hanya mengumpulkan barang-barang bekas dan mengemis. Hidupnya, susah. Akibatnya, dia sering kelaparan dan merasa tertekan. Apalagi menghadapi lingkungan yang secara finansial dan strata sosial, sudah jauh melampaui dirinya.
Akhirnya dia sering melamun di tempat-tempat sepi.
Terutama dalam gua.
Disitulah dia melamun sepuasnya.
Misalnya dia melamun ada Dewa Penolong yang menyelamatkan dirinya.
Agar perutnya, tidak lagi kelaparan
Agar kegembelannya, berubah menjadi seorang Pangeran yang tampan
Singkatnya, dalam khayalan itulah dia baru menemukan dirinya.
Karena begitu seringnya dia melakukan hal itu,
Akhirnya di suatu senja dia melihat ada 3 sosok aneh yang berdiri di mulut gua.
Dia terkejut.
“Siapa kamu?”
“Saya Tuhan”
“Yang disebelah kamu?”
“Ini Iblis”
“Yang disebelah Iblis?”
“Oh … ini Malaikat”
Begitu semua pertanyaannya terjawab,
Pria gembel tersebut langsung pingsan
Keesokan harinya,
Seorang pejalan kaki menemukan tubuhnya terkapar pingsan di mulut goa.
Singkat cerita, dia dibawa ke rumah sakit.
Di rumah sakit, setelah diperiksa, dokter hanya berkata:
“Ini terjadi karena penderitaan batin yang luar biasa.
Ilmu kurang, uang kurang, hidup miskin dan gembel lagi.
Makanya terjadi halusinasi seperti ini”
Revo Samantha
Pertama kali ditemukan bukan oleh alat teknologi yang canggih.
Bahkan sampai sekarang, belum ada alat teknologi yang bisa menemukannya. Teropong Bintang yang paling canggih pun, belum bisa melihatnya.
Lantas bagaimana ceritanya makhluk ghaib pertama kali ditemukan?
Itu berawal dari seorang gembel yang tinggal di sebuah desa terpencil di lereng gunung. Dia, sehari hari kerjanya hanya mengumpulkan barang-barang bekas dan mengemis. Hidupnya, susah. Akibatnya, dia sering kelaparan dan merasa tertekan. Apalagi menghadapi lingkungan yang secara finansial dan strata sosial, sudah jauh melampaui dirinya.
Akhirnya dia sering melamun di tempat-tempat sepi.
Terutama dalam gua.
Disitulah dia melamun sepuasnya.
Misalnya dia melamun ada Dewa Penolong yang menyelamatkan dirinya.
Agar perutnya, tidak lagi kelaparan
Agar kegembelannya, berubah menjadi seorang Pangeran yang tampan
Singkatnya, dalam khayalan itulah dia baru menemukan dirinya.
Karena begitu seringnya dia melakukan hal itu,
Akhirnya di suatu senja dia melihat ada 3 sosok aneh yang berdiri di mulut gua.
Dia terkejut.
“Siapa kamu?”
“Saya Tuhan”
“Yang disebelah kamu?”
“Ini Iblis”
“Yang disebelah Iblis?”
“Oh … ini Malaikat”
Begitu semua pertanyaannya terjawab,
Pria gembel tersebut langsung pingsan
Keesokan harinya,
Seorang pejalan kaki menemukan tubuhnya terkapar pingsan di mulut goa.
Singkat cerita, dia dibawa ke rumah sakit.
Di rumah sakit, setelah diperiksa, dokter hanya berkata:
“Ini terjadi karena penderitaan batin yang luar biasa.
Ilmu kurang, uang kurang, hidup miskin dan gembel lagi.
Makanya terjadi halusinasi seperti ini”
Revo Samantha




No comments:
Post a Comment