Fotografer dan Foto Tertua untuk Masjid al-Haram
Dalam setidaknya empat karyanya tersebut, para sejarawan menyimpulkan jepretan sosok sersan di kemiliteran Mesir tersebut menggunakan kamera yang sangat langka pada masanya itu.
Hasil bidikan teruta atas Masjid al-Haram dan Masjid an-Nabawi. Kesemuanya tertuang dalam empat karyanya yang paling penting berjudul “Misy’al al-Muhmal”. Tebalnya hanya 60 halaman dan terbit pertama kali pada 1867.
Tidak hanya demikian, bahkan gambar-gambar foto yang dia hasilkan merupakan dokumentasi penting terhadap obyek-obyek vital Arab Saudi pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19.
Foto-foto tersebut diambil selama kunjungannya di Arab Saudi pada 1860 dan 1880. Dia juga menggambarkan sketsa peta dengan tulisan tangan dan catatan penting sebagai pedoman yang memudahkan para haji, ketika itu. Ini antara lain meliputi nama-nama terminal, desa, nama jalan, hingga gang-gang di perkotaan.
No comments:
Post a Comment