Bani Israil Dari Marga Yahudi Bukanlah Israel [Nabi Ya'kub]
Pandangan Islam Tentang Israel, tidaklah termasuk negara yang menamakan “Israel”. Jauh berbeda antara Israel Dan Yuhudi [ bani Israel]. Tetapi mungkin lebih tepat disebut Negara Izroil [ Pencabut nyawa ], inisial dari malaikat maut. Kalau disematkan kata Negara Bani Israelpun masa salah, sebab diantara bani Israel masih ada yang mempertahankan tradisi Nabi Musa. Ya’kub sendiri adalah bapak bani Israel, toh kalau dilihat dari kaca mata agama , Nabi Muhammad termasuk diantara bani Israel, itu dari silsilah Ya’kub.
Dalam Al-Quran Bani Israil disebutkan dengan pujian :
يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ
Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS: Al-Baqarah Ayat: 47)
Ayat senada terdapat dalam Surat Albaqarah ayat : 47,122 yang pada intinya pujian dab kelebihan dari Allah kepada pada bani Israil, baik SDM atau fasilitas kehidupan yang sangat memadahi. Dari mereka telah lahir beberapa Nabi yang menggantikan posisi Ya’kub atau meneruskan ya’kub, termasuk Musa sendiri, adalah bagian dari Bani Israil.
Kalau dari peta kebangsaan Israil, memang termasuk manusia yang kreatis dan terhormat, menjadi simbol dari kebangkitab peradaban dalam setiap zaman, hingga sekarang, meskipun kebanyakan mereka tidak jelas populasinya , akibat dari hubungan intim dari warga yang bukan Israil, terjadi komunitas Israil tidak saja mereka yang disebut Yahudi, mungkin juga dari bangsa Persia atau arab lainnya.
Menurut Al-Quran ada 12 pemimpin suku dari bangsa Israil, mereka semua keturunan Nabi Ya’kub, termasuk yang bergelar Yahudi, merupakan bagian dianataranya.
وَلَقَدْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيبًا ۖ وَقَالَ اللَّهُ إِنِّي مَعَكُمْ ۖ لَئِنْ أَقَمْتُمُ الصَّلَاةَ وَآتَيْتُمُ الزَّكَاةَ وَآمَنْتُمْ بِرُسُلِي وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَلَأُدْخِلَنَّكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ
{١٢}
Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. (QS: Al-Maidah Ayat: 12).
12 Pemimpin Banis Israil ini maksudnya pemimpin suku atau yang dikenal sebagai kepala kepala suku dari bangsa bani Israil. Mereka menjadi kompas yang menunjukkan jalan bani Israil, untuk tetap benar dan tak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai kelompok yang di mulyakan Allah. Dalam Al Kitab pun sama tentang bani Israil
Yesus atau Isal Al Masih yang diutus menurt versi Alkitabpun sama, tujuannya berada diatas bumi, agar umat Israil berjalan diatas kebenaran, sudah dipastikan oleh Yesus, kalau banyak kalangan bani Israil yang menyimpang dan telidor, tidak sesuai dengan sikap kakek buyutnya Nabi Yakub.”
Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel [Mat 15:24]. hanya untuk menahan nafsu Bani Israil, Allah silih berganti menurunkan Rasul, bahkan dari rasul rasul itu ada yang dibuat bingung dan tak berdaya. sikap angkuh dan sombong mereka menyebabkan amarah Tuha, lalu Allah menvonis mereka menjadi kera di padang Teh.
Zulkarnain E M
Dalam Al-Quran Bani Israil disebutkan dengan pujian :
يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ
Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS: Al-Baqarah Ayat: 47)
Ayat senada terdapat dalam Surat Albaqarah ayat : 47,122 yang pada intinya pujian dab kelebihan dari Allah kepada pada bani Israil, baik SDM atau fasilitas kehidupan yang sangat memadahi. Dari mereka telah lahir beberapa Nabi yang menggantikan posisi Ya’kub atau meneruskan ya’kub, termasuk Musa sendiri, adalah bagian dari Bani Israil.
Kalau dari peta kebangsaan Israil, memang termasuk manusia yang kreatis dan terhormat, menjadi simbol dari kebangkitab peradaban dalam setiap zaman, hingga sekarang, meskipun kebanyakan mereka tidak jelas populasinya , akibat dari hubungan intim dari warga yang bukan Israil, terjadi komunitas Israil tidak saja mereka yang disebut Yahudi, mungkin juga dari bangsa Persia atau arab lainnya.
Menurut Al-Quran ada 12 pemimpin suku dari bangsa Israil, mereka semua keturunan Nabi Ya’kub, termasuk yang bergelar Yahudi, merupakan bagian dianataranya.
وَلَقَدْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيبًا ۖ وَقَالَ اللَّهُ إِنِّي مَعَكُمْ ۖ لَئِنْ أَقَمْتُمُ الصَّلَاةَ وَآتَيْتُمُ الزَّكَاةَ وَآمَنْتُمْ بِرُسُلِي وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَلَأُدْخِلَنَّكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ
{١٢}
Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. (QS: Al-Maidah Ayat: 12).
12 Pemimpin Banis Israil ini maksudnya pemimpin suku atau yang dikenal sebagai kepala kepala suku dari bangsa bani Israil. Mereka menjadi kompas yang menunjukkan jalan bani Israil, untuk tetap benar dan tak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai kelompok yang di mulyakan Allah. Dalam Al Kitab pun sama tentang bani Israil
Yesus atau Isal Al Masih yang diutus menurt versi Alkitabpun sama, tujuannya berada diatas bumi, agar umat Israil berjalan diatas kebenaran, sudah dipastikan oleh Yesus, kalau banyak kalangan bani Israil yang menyimpang dan telidor, tidak sesuai dengan sikap kakek buyutnya Nabi Yakub.”
Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel [Mat 15:24]. hanya untuk menahan nafsu Bani Israil, Allah silih berganti menurunkan Rasul, bahkan dari rasul rasul itu ada yang dibuat bingung dan tak berdaya. sikap angkuh dan sombong mereka menyebabkan amarah Tuha, lalu Allah menvonis mereka menjadi kera di padang Teh.
Zulkarnain E M




No comments:
Post a Comment